Breaking News:

Penyelidikan Pertama tak Dapatkan Hasil WHO Kembali Cari Tahu Asal-usul Virus Corona dengan Cara Ini

WHO pantang putus asa. Mereka kembali lanjutkan penyelidikan. Padahal penyelidkan pertama tak berhasil. Kalinini WHO pakai jasa ini

Editor: Budi Rahmat
NICOLAS ASFOURI / AFP
Gambar ini diambil pada 29 April 2020, seorang Petugas mengambil sampel sel ginjal monyet saat dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tak menyerah, Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO ternyata masih berusaha mencari tahu asal usul virus corona.

Menariknya WHO mengaku bahwa penyelidikan kedua ini melibatkan kelompok penasehat yang independen.

Tim ini nantinya akan melakukan analisa terkiat hasil penyelidikan pertama yang sudah dilakukan.

Selanjutnya tim independen ini nantinya juga akan melanjutkan penyelidikan terkiat dengan asal usul virus corona.

Ini akan menjadi penyelidikan terbaru WHO untuk terus mendapatkan kepastian darimana asal usul virus corona.

Baca juga: Investigasi Ungkap Dugaan Persekongkolan China Dan WHO, Badan Dunia Itu Disebut Kacung Tiongkok

Baca juga: China Sebut WHO Mengesampingkan Wabah Pneumonia di Laboratorium AS Sebagai Asal Usul Covid-19

Apakah tujuan WHO melakukan penyelidikan yang memakan waktu yang cukup lama.

Apa saja temuan mereka terkait dengan penyelidikan kedua

Seperti dikutip dari Kompas.com, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) meluncurkan penyelidikan kedua tentang asal-usul Covid-19, kali ini dengan kelompok penasihat independen baru.

Panel tersebut akan fokus memberi nasihat kepada badan PBB tentang "asal usul patogen yang muncul dan muncul kembali dari potensi epidemi dan pandemi," seperti MERS-CoV, Ebola dan flu burung, menurut sebuah pernyataan yang dirilis Jumat (20/8/2021).

Tim ini juga akan membantu menganalisis pekerjaan tim WHO sebelumnya yang menyelidiki asal-usul Covid-19 di Wuhan, dan memberi nasihat kepada organisasi saat memulai penyelidikan barunya.

"Ini sangat penting untuk membantu WHO, negara-negara anggota dan lembaga mitra untuk mempersiapkan ancaman limpahan di masa depan dan untuk meminimalkan risiko wabah penyakit yang berkembang menjadi pandemi," kata pernyataan itu.

Pernyataan itu mengumumkan panggilan terbuka untuk "berbagai ahli" untuk bergabung dengan panel, yang secara resmi disebut Kelompok Penasihat Ilmiah WHO untuk "Scientific Advisory Group for the Origins of Novel Pathogens" (SAGO).

Pembukaan lamaran akan jatuh tempo pada 10 September, dan hingga 25 ahli dapat dipilih untuk bergabung dalam SAGO, kata pernyataan itu.

Pada Maret, tim pakar internasional yang dipimpin WHO mengeluarkan laporan awal yang menganggap "sangat tidak mungkin" bahwa asal-usul Covid-19 terkait dengan laboratorium.

Baca juga: China Membangkang, Tolak Penyelidikan WHO di Kota Wuhan

Baca juga: Ada Apa Dengan China? WHO Beberkan Kejadian Ganjil Ini Terkait dengan Dugaan Asal Usul Virus Corona

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved