Breaking News:

Pasca Remaja di Siak Tewas Diterkam Harimau, Pekerja Belum Berani Kembali ke Sungai Belat

Pasca insiden tragis remaja di Siak tewas diterkam harimau, pekerja belum berani kembali ke Sungai Belat.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Polres Siak
Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto memastikan remaja yang tewas di Sungai Belat, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak benar diterkam harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatrae). Kepastian itu disampaikannya berdasarkan olah TKP yang dilakukan pada Senin (30/8/2021) kemarin. FOTO: Penemuan bagian tubuh korban serta jejak kaki harimau di Sungai Belat, menguatkan bahwa korban memang dimangsa harimau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pasca insiden tragis remaja di Siak tewas diterkam harimau, pekerja belum berani kembali ke Sungai Belat.

Apalagi setelahditemukannya bagian tubuh yang hilang di kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, pekerja PT Unisraya belum berani kembali ke campnya.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto memastikan remaja yang tewas di Sungai Belat, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak benar diterkam harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatrae). Kepastian itu disampaikannya berdasarkan olah TKP yang dilakukan pada Senin (30/8/2021) kemarin. FOTO: Penemuan bagian tubuh korban yang tewas diduga dimangsa Harimau di sungai Belat, menguatkan bahwa korban memang dimangsa harimau.
Penemuan bagian tubuh korban yang tewas diduga dimangsa Harimau di sungai Belat, menguatkan bahwa korban memang dimangsa harimau. (Polres Siak)

Mereka masih trauma karena camp yang mereka tinggali berada di habitat harimau sumatra (Phantera Tigris Sumatrae).

“Belum ada rasa aman sampai sekarang, jadi kami belum berani kembali ke camp di Sungai Belat,” kata Ridwansyah, pekerja PT Unisraya yang tinggal di Kampung Teluk Lanus, Senin (6/9/2021).

Ia menjelaskan, sudah seminggu peristiwa diterkamnya Malta Alfarel Nduru (13) di Sungai Belat, namun harimaunya belum ditemukan.

Jejak harimau sumatra ditemukan Polres Siak, Senin (30/8/2021) di lokasi penemuan mayat remaja yang tewas diduga dimangsa harimau.
Jejak harimau sumatra ditemukan Polres Siak, Senin (30/8/2021) di lokasi penemuan mayat remaja yang tewas diduga dimangsa harimau. (Polres Siak)

Pihaknya berprasangka bagian tubuh korban yang dievakuasi tersebut akan dicari kembali oleh harimau yang memangsa.

“Dalam keyakinan kami, apabila makanan harimau kita ambil maka dia akan mencarinya. Ini membuat kami cemas,” kata dia.

Tidak hanya itu, jarak perkampungan Teluk Lanus dengan Sungai Belat cukup jauh.

Jarak tersebut dipisahkan oleh hamparan hutan lebat hang dihuni binatang buas.

Akses satu-satunya dari perkampungan Teluk Lanus ke Sungai Belat hanya menggunakan pompong.

"Jadi amat tinggi tingkat bahayanya bila kami nekat kembali ke sana saat ini. Kami berharap BBKSD Riau dan unsur terkait segera memberikan informasi-informasi penting ke masyarakat, seperti apa kemungkinannya di Sungai Belat," kata dia.

Hasil olah TKP yang dilakukan Polres Siak, menunjukkan korban memang dimangsa harimau.

Selain ditemukan tengkorak korban di lapangan juga ditemukan jejak harimau Sumatra.

Hingga saat ini harimau tersebut belum berbasil ditangkap.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved