Breaking News:

Berita Riau

Dekan FISIP Unri Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi Tidak Ditahan, Hanya Wajib Lapor

Dekan FISIP Unri tersangka kasus pelecehan mahasiswi tidak ditahan dan hanya wajib lapor.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com
Dekan FISIP Unri tersangka kasus pelecehan mahasiswi tidak ditahan dan hanya wajib lapor. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dekan FISIP Unri tersangka kasus pelecehan mahasiswi tidak ditahan dan hanya wajib lapor.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, belum melakukan penahanan terhadap Syafri Harto, Dekan FISIP Unri yang menyandang status tersangka kasus pencabulan mahasiswi.

Hanya saja, Syafri Harto dikenakan wajib lapor 2 kali sepekan, yaitu pada hari Senin dan Kamis.

Syafri Harto, sudah menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Senin (22/11/2021).

"Terhadap tersangka SH (Syafri Harto, red) telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, lebih kurang 70 pertanyaan diajukan dari penyidik," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (23/11/2021).

Ia memaparkan, tersangka dalam hal ini tidak ditahan. Meskipun dia terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

Diuraikan Sunarto, adapun pertimbangan penyidik tidak menahan Syafri Harto, dikarenakan yang bersangkutan dianggap cukup kooperatif dalam mengikuti proses hukum.

Selain itu, Syafri Harto dinilai tidak akan mempersulit penyidikan, dan ada jaminan dari kuasa hukumnya.

"Tersangka SH dikenakan wajib lapor 2 kali seminggu, pada Senin dan Kamis," tutur Kabid Humas.

Syafri Harto selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, Senin (22/11/2021) malam kemarin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved