Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Implementasi Pendidikan Karakter Selama Pandemi Covid-19 di SDN 003 Pangkalan Kerinci

Implementasi pendidikan karakter selama pandemi Covid-19 di Sekola Dasar atau SD Negeri 003 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau

Tayang:
Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Miftari Putri Destari 

Penguatan pendidikan karakter tersebut adalah untuk menanamkan berbagai karakter yang berlandaskan pada Pancasila kepada siswa seperti karakter religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.

Hasil dan pembahasan

Berdasarkan hasil analisis dokumen maka deskripsi implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar negeri 003 Pangkalan Kerinci pada masa pandemi Covid-19 disajikan sebagai berikut: pelaksanaan pendidikan karakter, nilai-nilai karakter, strategi pendidikan karakter, penilaian pendidikan karakter, peran guru, peran orang tua. dalam mata pelajaran dan mengajarkan pendidikan karakter sebagai mata pelajaran tertentu.

Pelaksanaan pendidikan karakter dalam masa pandemi Covid-19 ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai dampak dari penyebaran covid-19 secara meluas di seluruh wilayah Indonesia.

Merujuk pada pendapat Song, Singleton, Hill & Koh (2004) Ariyanto et al (2020) mengatakan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh faktor- faktor seperti desain pembelajaran, motivasi siswa, manajemen waktu, kenyamanan dengan teknologi; bahkan faktor-faktor tersebut dapat menentukan keberhasilan pendidikan karakter secara online, termasuk dalam masa pandemi Covid-19.

Hal ini sesuai dengan Ratnawati et al (2015) yang mengatakan bahwa faktor internal (seperti soft skill) dan eksternal (seperti keluarga dan sekolah) sangat mempengaruhi pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah.

Pelaksanaan pendidikan karakter dalam masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan pihak sekolah dan guru didorong oleh kesadaran akan adanya berbagai bahaya yang dapat dialami oleh siswa.

Hal ini sesuai dengan pendapat Heriansyah (2018) bahwa lembaga pendidikan tidak hanya fokus pada prestasi belajar siswa melainkan juga pada karakter siswa, sekolah dan guru melihat dan menyadari adanya degradasi moral yang terjadi di mana-mana juga pada siswa, perkembangan teknologi yang pesat dan informasi digital yang canggih tidak selalu membawa dampak positif bagi pertumbuhan karakter siswa.

Selaras dengan pendapat tersebut Annisa et al (2018) mengatakan bahwa pendidikan karakter sangat penting bagi siswa agar siswa memiliki moral yang baik dan mencegah berbagai perilaku yang tidak sesuai dengan aturan dan norma moral.

Pendidikan karakter dalam KI 1 dan KI 2 diintegrasikan dengan proses pembelajaran yang diwujudkan melalui aktivitas mengikuti kegiatan pembelajaran, disiplin mengumpukan tugas-tugas, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, dan pemberian motivasi kepada siswa (Akhwani & Romdloni, 2021).

Desain pembelajaran karakter selama masa pandemi dapatdilakukan dengan membuat modul pembelajaran bermuatan karakter.

Motivasi bagi siswa ditanamkan untuk menerima dan menjalani proses belajar dari rumah dan belajar mandiri.

Pengelolaan waktu belajar disesuaikan dengan jadwa pembelajaran sekolah sehingga siswa tidak merasa jenuh.

Kenyamanan dengan teknlogi online diarahka agar siswa dapat menyesuaikan diri dengan ketersediaan aplikasi teknologi yang tersedia untuk mendukung proses pembelajaran online (Ariyanto et al., 2020).

Sedangkan penelitian yang saya lakukan di SDN 003 Pangkalan Kerinci menemukan bahwa pendidikan karakter dalam bentuk kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan berbasis video yang dikirimka kepada guru, juga dilaksanakan dengan fasilitas zoom meeting terutama dalam pengembangan pendidikan karakter.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved