Breaking News:

Berita Inhu

Baru Seminggu Bebas, Residivis Terekam CCTV Beraksi Curi Kotak Infak Masjid di Rengat Inhu

JS (25) warga asal Kecamatan Kuala Cenaku yang baru satu minggu bebas akibat mencuri di masjid kemabli dibekuk karena terekam CCTV mencuri kotak infak

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: CandraDani
IST
Tersangka JS, pelaku pencurian kotak amal masjid saat diamankan aparat Kepolisian Polres Inhu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Warga Kelurahan Kampung Besar Kota (Kambesko) Kecamatan Rengat heboh, pasalnya, salah satu kotak infak kematian Masjid Al-Iklhas dibobol maling, pelaku berhasil diringkus warga dan personel Satreskrim Polres Inhu.

JS (25) warga asal Kecamatan Kuala Cenaku yang juga residivis kambuhan terkait kasus pencurian amplifier Masjid di Kecamatan Kuala Cenaku dan baru seminggu bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Rengat.

Pelaku akhirnya kembali diamankan warga dan personal Satreskrim Polres Inhu, Minggu (23/1/2022) malam, pukul 22.00 WIB di lokasi pasar rakyat kota Rengat.

Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran ketika dikonfirmasi Selasa (25/1/2022) membenarkan diamankannya pelaku pencurian kotak amal sebuah masjid di Rengat yang masuk ke dalam kategori Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) tersebut.

Dijelaskan Misran, aksi pencurian kotak amal itu baru diketahui Minggu (23/1/2022) sekitar pukul 05.30 WIB.

Salah seorang pengurus masjid mendapat kabar tak enak dari penjaga Masjid, jika pintu kaca ruang tempat penyimpanan kotak amal telah dirusak, berkemungkinan ada kotak amal yang dibobol maling.

Pengurus Masjid itu bergegas menuju tempat penyimpanan kotak amal, benar saja kaca pintu ruangan telah dirusak atau pecah dan salah satu isi kotak amal telah raib. 

Pengurus masjid kemudian memutar rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki tak dikenal sekira pukul 01.11 WIB masuk ke dalam masjid dengan cara memecahkan kaca pintu dan mengambil uang dalam kotak infak yang diperkirakan berisi sekitar Rp 3 juta lebih.

Atas kejadian ini dan kesepakatan bersama pengurus masjid, pencurian kotak amal dilaporkan ke Polres Inhu.

Setelah kasus ini dilaporkan, Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Firman Fadhila mengintruksikan personel Satreskrim untuk memburu pelaku.

Beberapa jam berikutnya. Berdasarkan ciri-ciri yang terekam CCTV, dengan mudah, tim bisa melacak keberadaan pelaku.

Sekira pukul 22.00 WIB sejumlah warga dan personel Satreskrim mengamankan laki-laki yang diduga pelaku pencurian kotak amal kematian tersebut.

"Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Inhu untuk proses selanjutnya," pungkas Misran.

Misran tak lupa mengimbau pengurus masjid di Kabupaten Inhu agar lebih waspada terhadap kejadian serupa, karena beberapa waktu belakangan kerap terjadi pencurian kotak amal Masjid. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved