Breaking News:

Gadis Belia ini Rela Berhubungan Badan Dengan Pria Tua Bangka Demi Minyak Goreng

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim mengatakan, peristiwa itu bermula pada April 2021 lalu di pondok milik pelaku di Desa Biloto

Istimewa
Ilustrasi Gadis Belia 

Lalu, pelaku menawarkan sirih dan pinang kepada korban, sehingga korban pun duduk dekat pelaku.

Saat keduanya makan sirih pinang, pelaku menawarkan uang dengan syarat harus berhubungan badan.

Setelah aksi pencabulan itu selesai, pelaku memberikan uang Rp 20.000 kepada korban.

"Pelaku langsung menarik korban dan menyetubuhi korban berulang kali dalam pondok di kebun milik pelaku," katanya.

Sejak saat itu, pelaku selalu mencabuli dan menyetubuhi korban.

Setiap kali pelaku menyetubuhi korban, pelaku memberikan korban sejumlah uang.

Mulai dari Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 10.000.

Uang tersebut digunakan korban untuk membeli garam, minyak goreng dan benang serta kebutuhan lainnya.

Polisi yang menerima laporan sudah melakukan visum et repertum (VER) terhadap korban.

"Kita melakukan penyelidikan dan mengirim SP2HP serta melakukan interogasi terhadap korban yang masih di bawah umur dan saksi-saksi," kata Mahdi.

Pelaku saat ini sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres TTS untuk proses hukum lebih lanjut.

Kedua orangtua korban yang mengetahui kasus itu lantas melaporkannya ke pihak kepolisian setempat.

Polisi menerima laporan itu dengan nomor polisi LP/B/27/I/2022/SPKT Polres TTS Polda NTT.

Pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat (2) Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintahan pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved