Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

DPRD Pekanbaru

Waspada Minuman Kaleng Murah, DPRD Minta BPOM dan Diskes Turun, Jangan Hanya Lip Service

Dapot Sinaga meminta BPOM dan Diskes mengantisipasi peredaran minuman tak layak. Segera lakukan razia jangan hanya lip service

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat Kota Pekanbaru diminta waspada, dalam membeli minuman kaleng, jelang Lebaran Idul Fitri tahun 2022 ini.

Sebab saat ini, banyak minuman kaleng dengan berbagai merek, sudah mulai dijual di toko-toko, termasuk di pasar modern.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, DPRD Pekanbaru meminta juga kepada BPOM Pekanbaru dan Diskes Pekanbaru, turun ke lapangan mengecek kondisi riil minuman kaleng yang dijual tersebut.

"Ya, belakangan ini banyak muncul merek baru minuman kaleng. Kita minta jangan dibiarkan begitu saja. Cek masa kedaluarsa dan izin edarnya," harap Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE, kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (22/4/2022).

Dijelaskannya, banyaknya minuman kaleng yang beredar sekarang, bisa diyakini tidak semuanya layak dikonsumsi.

Apalagi minuman kaleng yang dijual murah, dengan merek baru berasal dari luar Riau atau luar negeri.

Hal ini harus diwaspadai masyarakat, sehingga tidak salah beli.

Masyarakat jangan tergiur dengan harga murah, tapi tak higienis untuk dikonsumsi.

Termasuk juga masyarakat, tidak sembarangan menerima paket minuman kaleng tersebut, apalagi merek baru dan ber-gas tinggi.

"Ini yang kami maksudkan, agar BPOM dan Diskes mengantisipasi peredaran minuman tersebut. Segera lakukan razia, namun jangan hanya lip service," pintanya.

Kepada pedagang yang menjual minuman kaleng, politisi PDI-P ini meminta, agar benar-benar mengecek masa edarnya, termasuk layak jual atau tidak.

"(Pedagang) jangan hanya cari untung, tapi membuat masyarakat yang minum minuman kaleng menjadi tidak sehat. Ini jangan sampai terjadi," tegasnya.

Kepala BPOM Pekanbaru Yosef Setiawan menegaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan secara rutin, agar dapat memastikan produk-produk pangan semuanya layak edar.

Pengawasan dilakukan di tingkat retail, distributor dan bahkan pasar tradisional. Apalagi jelang Lebaran Idul Fitri ini.

"Memang untuk sementara, kita ada menemukan beberapa produk yang tak miliki izin edar. Tapi jumlahnya tak terlalu banyak," sebutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved