Breaking News:

Kemenlu Angkat Bicara Terkait Penolakan Singapura atas Kedatangan Ustad Abdul Somad

Usai Dubes RI untuk Singapura buka suara terkait penolakan kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) oleh Singapura, kini Kemenlu angkat bicara.

Editor: Ilham Yafiz
capture instagram.com
Ustadz Abdul Somad UAS Ditahan di Imigrasi Singapura dan Dideportasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Usai Dubes RI untuk Singapura buka suara terkait penolakan kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) oleh Singapura, kini Kemenlu angkat bicara.

Pada press briefing, Kamis (19/5/2022), Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah mengatakan dalam prakteknya selama ini, sebuah negara memiliki yurisdiksi dan ketentuan hukum yang berlaku.

Oleh karena itu suatu negara bisa saja tidak menerima seseorang atau warga asing masuk wilayah teritorial nasionalnya, berdasarkan berbagai pertimbangan yang negara lain tidak ketahui.

“Indonesia juga sebagai negara yang berdaulat memiliki kebijakan imigrasi, yang mana kita bisa saja menolak siapapun itu untuk tidak masuk ke wilayah nasional,” kata Faizasyah.

Jubir Kemlu RI itu mengatakan, bahkan Indonesia telah menolak sekira 400 warga asing yang ingin masuk ke wilayah nasional dan Indonesia tidak harus memberikan alasan penolakan tersebut.

Hal ini bisa dilakukan, dan menurutnya tidak ada preseden bagi negara untuk menjelaskan penolakan, karena ini ada di dalam aturan keimigrasian.

“Jadi dengan demikian, kita tidak diharuskan untuk memberikan penjelasan. Demikian juga apa yang terjadi (pada UAS),” ujarnya.

Menurut Jubir, ini menjadi menarik karena otoritas Singapura menyampaikan penjelasan penolakan tersebut.

Walaupun Jubir tidak merespon lebih jauh tudingan ekstrimis otoritas Singapura kepada UAS.

Dalam kasus ini, menurutnya, KBRI Singapura telah melaksanakan fungsi dalam upaya pelindungan WNI, dengan mengirimkan nota diplomatik dari kasus yang terjadi kepada UAS.

“Apa yang dilakukan KBRI kita, sebenarnya bagian dari upaya pelindungan WNI,” ujarnya

“Apa yang alami kemarin, adanya laporan permasalahan yang disampaikan warga negara kita secara terbuka, untuk itu perwakilan kita mencari tahu, meminta informasi lebih lanjut. Dan kebetulan pada hari yang sama kita juga mencatat adanya penjelasan dari Singapura,” ujarnya.

“Apakah ada korelasi dari pertanyaan dengan jawaban yang diberikan, kita tidak bisa juga memastikan pada saat sekarang,” kata Faizasyah.

( Tribunpekanbaru.com )

SUMBER: https://www.tribunnews.com/nasional/2022/05/20/terkait-singapura-tolak-kedatangan-uas-kemlu-ri-buka-suara.
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Endra Kurniawan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved