Breaking News:

Berita Siak

Bupati Siak Temui Menteri ESDM, Ajak ke Riau Saat Peresmian Alih Operator Blok CPP ke PT BSP

Bupati Siak Alfedri mengundang langsung Menteri ESDM untuk hadiri peresmian alih operator CPP blok ke PT BSP Agustus mendatang.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif untuk hadir pada peresmian alihoperator Coastal Plain Pekanbaru (CPP) blok ke PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang akan berlangsung 8 Agustus 2022 mendatang, Selasa (26/7/2022) di kantor menteri ESDM. 

Selama jangka waktu 20 tahun tersebut BOB juga berhasil mengeksplorasi 4 sumur baru. 

“Saat ini produksi kita nomor 13 tertinggi di Indonesia, karena itu perlu berupaya dan bekerja keras. BOB sendiri berhasil menahan laju penurunannya sehingga kurva tidak menukik tajam,” kata dia. 

Ia juga memastikan selama 20 tahun menjadi operator di blok CPP tidak pernah terjadi korban jiwa akibat kecelakaan kerja.

Selain itu juga telah mengalirkan dana tanggungjawab perusahaan hingga Rp70 miliar. 

“Dana itu misalnya untuk pembangunan sekolah dan masjid,” kata dia. 

Sebelumnya, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumatera Bagian Utara, Yanil Kholison mengapresiasi peralihan operator WK Blok CPP  kepada PT BSP, BUMD Siak. 

“Tahun lalu dari PT CPI ke Badan Usaha Milik Negara Pertamina dan saat ini ke BUMD. Tahun lalu blok Rokan dan tahun ini spesial, BOB yang bersangkutan dengan BUMN akan melepaskan 20 tahun ke BUMD Siak. PT BSP sebulan lagi alih kelola 9 Agustus mendatang. Tantangan situasi lifting yang terus menurun harus terus mengupayakan untuk visi satu juta barrel secara nasional tahun 2030," ungkapnya. 

Sekretaris Perusahaan PT BSP, Ricky Hariansyah mengatakan saat ini saham terbesar dimiliki Pemerintah Kabupaten Siak sebanyak 72 persen.

PT BSP telah menandatangani kontrak pengelolaan Blok CPP 100 persen setelah meyakinkan negara. 

"Kekuatan BSP dalam kontrak yakni berikan bonus $10 juta dan komitmen fee $130 juta. Ini yang membuat negara yakin dan target produksi kita pada  2030 mendatang sebesar 40an ribu, guna untuk  mendukung pemerintah capai 1 juta barrel tahun 2030," kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved