Breaking News:

Berita Pelalawan

Kabar Terkini Siswi Korban Pelecehan Oknum Camat di Pelalawan, Dapat Beasiswa Kuliah dari 2 Kampus

Kondisi terkini siswi SMK yang sempat trauma ditambah lagi ayahnya sedang menderita penyakit berat, kanker otak dan paru-paru mulai pulih

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Siswi SMK korban pelecehan oknum Camat di Pelalawan (tengah), kondisinya kini sudah berangsur pulih secara psikis. 

Kondisi fisik dan psikis perempuan berhijab itu bisa dikontrol tim dokter serta diberikan semangat oleh pihak-pihak yang bersimpati dengannya.

"Ayah korban juga pasien kita yang saat ini dirawat di rumah sakit. Sebelum ada kasus ini, ia juga sudah pernah menginap di kantor RRD," tutur Dedi Azwandi.

Semalam menginap di RRD, korban dikontrol setiap hari oleh petugas dari Dinas P3AP2KB Pelalawan untuk menyembuhkan traumanya.

Kemudian beberapa instansi juga rutin mengunjunginya seperti dari PKK Pelalawan serta organisasi sosial lainnya.

Serangkaian perhatian itu yang membangun rasa percaya diri siswi itu sebagai korban pencabulan oleh oknum pejabat yang seharusnya melindungi dirinya.

Bantuan dari berbagai pihak juga mengalir deras kepada korban selama menginap di RRD.

Selain donasi biaya untuk pendampingan pengobatan ayahnya dari Basnaz Riau, ia juga mendapatkan beasiswa pendidikan dari dua kampus di Kota Pekanbaru yakni STIE Lukman Edy dan Universitas Muhammadiyah.

Untuk kelanjutan pendidikan korban ke tingkat perguruan tinggi sudah terjamin dan tinggal memilih dari dua kampus tersebut.

"Bantuan konseling yang paling banyak, karena dia membutuhkan itu untuk kesembuhan traumanya. Trauma itu harus dilawan sebenarnya, agar cepat pulih," paparnya.

Dari cerita siswi SMK asal Ukui itu, sama persis dengan kronologis yang disampaikan pihak kepolisian dan tidak ada perbedaan.

Pelecehan yang dialaminya disampaikan dengan versi yang sama, dari awal Camat SW melancarkan aksi bejatnya hingga berlanjut ke ruangan sang camat.

Ayah gadis malang itu menderita penyakit serius dan komplikasi.

Selain bermasalah pada bagian paru-paru, ayahnya juga divonis dokter mengidap kanker atau tumor pada otak.

Saat ini mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Kota Pekanbaru.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved