Pemilu 2024 di Kampar
Pria Diduga Suruhan Caleg di Kampar Nekat Tarik Pemilih dari TPS untuk Serahkan Uang
Pria diduga suruhan calon legislatif untuk DPRD Kampar dari Partai Demokrat dilaporkan diduga lakukan politik uang
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pemilu 2024 di Kampar diwarnai dugaan money politic atau politik uang.
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kampar Utara menerima laporannya, Rabu (14/2/2024).
Terlapor yakni seorang pria diduga suruhan calon legislatif untuk DPRD Kampar dari Partai Demokrat.
Anggota Panwascam Kampar Utara, Ikmal Hamdani membenarkan laporan tersebut.
Ia mengatakan, laporan dibuat oleh seorang warga yang mengaku melihat langsung dugaan praktik politik uang tersebut.
Ia tidak membantah dan tidak pula membenarkan, ketika dimintai konfirmasi soal nama Riski.
"Benar. Kita menerima laporan tentang dugaan politik uang di TPS 02 Desa Sawah yang diduga dilakukan oleh tim dari calon inisial RN," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu sore.
Ia menyatakan, Panwascam akan mengkaji laporan tersebut.
Apabila memenuhi unsur formil dan materil, kata dia, laporan itu akan dilimpahkan ke Bawaslu Kampar.
Menurut dia, pelapor menyertakan sebuah video sebagai bukti pendukung.
Ia menguraikan kronologis yang dibuat pelapor mengadu
Ia menjelaskan, bermula dari gerak-gerik itu yang mencurigakan di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Lalu pria itu memanggil pemilih yang sudah mengantre menunggu giliran.
Pria itu mengarahkan pemilih yang dipanggilnya ke area parkiran.
Lalu terlapor tampak memberikan uang pemilih itu sebelum melakukan pencoblosan.
Lanjut Ikmal, pelapor kemudian bertanya kepada pemilih yang menerima uang.
Pemilih itu pun mengaku diberi uang untuk mencoblos calon legislatif DPRD Kampar.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-kasus-uang-kampar.jpg)