Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Vina Cirebon

Hotman Paris Ungkap Vina Cirebon Dirudapaksa 5 Terpidana, Termasuk 2 DPO Pegi dan Dani

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Hotman menyebut sebelum dibunuh, Vina mengalami rudapaksa oleh lima terpidana.

Editor: Sesri
Tribunnews.com/Bayu Indra
Hotman Paris bersama keluarga almarhumah Vina dalam upaya mencari pelaku pembunuhan Vina lainnya, ditemui di kawasan Slipi Jakarta Barat, Kamis (16/5/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon hingga saat ini masih jadi perhatian publik.

Kasus pembunuhan yang menimpa Vina dan kekasihnya, Rizky atau Eky tersebut terjadi pada 27 Agustus 2016 di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Pengacara Hotman Paris, membeberkan temuan timnya terkait kasus pembunuhan terhadap Vina yang terjadi di Cirebon pada 2016.

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Hotman menyebut sebelum dibunuh, Vina mengalami rudapaksa oleh lima terpidana.

Bahkan, sambungnya, Vina juga dirudapaksa oleh dua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu Pegi alias Perong dan Dani.

"Hasil temuan tim Hotman 911, almarhumah Vina di Cirebon yang merudapaksa adalah Eko. Ini menurut BAP. Yang kedua yang merudapaksa adalah Supriyanto, ketiga Eka Sandi, keempat Jaya alias Kliwon, kelima Hadi Saputra."

"Sedangkan DPO yang juga ikut merudapaksa menurut berkas adalah Pegi atau Perong dan juga Dani," kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, dikutip pada Rabu (22/5/2024).

Hotman menyebut, sebelum dirudapaksa, Vina dan kekasihnya, Eki dikejar oleh 11 orang yang merupakan anggota geng motor.

Baca juga: 5 Fakta Penangkapan Pegi alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon , Terungkap Lokasi Persembunyian

Baca juga: Pegi alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon yang Ditangkap di Bandung Bekerja sebagai Tukang Bangunan

Kemudian, katanya, Vina serta Eki ditangkap dan setelahnya Vina dirudapaksa secara bergiliran.

Hotman mengungkapkan peristiwa tersebut tertuang dalam BAP dari masing-masing terpidana.

"Bahkan dia katakan 'waktu saya merudapaksa, saya tak sempat keluar spermanya, keburu gantian dengan rekan yang lain'. Ini jelas-jelas semua BAP hampir sama," kata Hotman membacakan BAP.

Pada kesempatan yang sama, Hotman juga membantah penyebab tewasnya Vina dan kekasihnya, Eky akibat kecelakaan tunggal.

Hal tersebut, katanya, terbukti dari hasil autopsi dari jenazah Vina yang mana ditemukan adanya sperma.

Selain itu, Hotman menyebut luka-luka yang berada di tubuh Vina bukanlah akibat kecelakaan tunggal.

"Mengenai tuduhan orang yang menyebut kejadian ini adalah kecelakaan murni. Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan sperma di tubuh korban."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved