Berita Kampar
DPRD Kampar Riau Berpeluang Dipimpin Trio Wanita, Begini Ulasannya
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar Periode 2024-2029 berpeluang dimpimpin oleh tiga wanita sekaligus.
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar Periode 2024-2029 berpeluang dimpimpin oleh tiga wanita sekaligus. Ini berdasarkan Anggota DPRD wanita yang terpilih.
DPRD Kampar periode berikutnya terdiri dari lima wanita. Sedangkan pimpinan ada empat. Satu Ketua DPRD, dan tiga Wakil Ketua.
Pada periode 2024-2029, empat kursi unsur pimpinan direbut oleh masing-masing Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Ada dua srikandi dari delapan kursi milik partai ini yang melenggang ke gedung dewan.
Mereka berdua adalah petahana. Zumrotun dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar 1 yang mencakup Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, Kuok, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu.
Zumrotun sekaligus menjadi wanita peraih suara terbanyak. Ia memperoleh 7.363 suara perorangan
Satu lagi Rahayu Sri Mulyani dari Dapil Kampar 3 yang meliputi Kecamatan Tapung. Ia sendiri meraih 4.646 suara.
Jatah kursi pimpinan berikutnya untuk Partai Golongan Karya (Golkar). Tetapi dari tujuh kursi yang diraih, tak satupun milik wanita. Semua kadernya di parlemen pria.
Jabatan pimpinan juga berhasil direbut Partai Amanat Nasional (PAN) dengan raihan lima kursi. Partai ini mendudukkan Gusti Afrina dari Dapil Kampar 1 dengan raihan 4.659 suara.
Satu lagi posisi pimpinan untuk Partai Demokrat dengan perolehan lima kursi. Partai ini mendudukkan Mutia Restiana dari Dapil Kampar 1 dengan perolehan 2.261 suara.
Terakhir wanita dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bernama Jasnita Tarmizi. PPP memiliki empat kursi.
Jasnita merupakan petahana. Ia terpilih dari Dapil Kampar 2 yang mencakup Kecamatan Tapung Hilir dan Tapung Hulu dengan perolehan 5.423 suara.
Berdasarkan ulasan di atas, empat wanita berasal dari partai yang berhasil merebut unsur pimpinan. Khusus di Gerindra, Zumrotun bersaing dengan Rahayu.
Maka Pimpinan DPRD Kampar wanita berpeluang dari Gerindra, PAN, dan Demokrat. Kecuali Golkar yang tak memiliki anggota dewan wanita.
Peluang tersebut tergantung partai mereka masing-masing dalam menetapkan pilihan. Zumrotun misalnya.
| Pemkab Kampar Miliki Saldo Modal Rp204,3 Miliar pada 8 BUMD, Ada yang Mengendap, Ini Rinciannya |
|
|---|
| Dinas PUPR Kampar Sebut 40 Ha Kawasan Candi Muara Takus Milik Waduk PLTA, Situs dalam HPK |
|
|---|
| Dua Hari Warga Siabu Kampar Turun ke Jalan, Adang Kendaraan PT Ciliandra |
|
|---|
| Dua Pekan Barista Wanita Muda Hilang di Kampar, Keluarga Curiga Isi Pesan yang Masuk ke Polsek |
|
|---|
| Kawasan Candi Muara Takus Masih Milik Waduk PLTA di Kampar, Pengelola: Dulu Ikut Diganti Rugi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gedung-dprd-kampar.jpg)