Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Curhat Ahli Waris Rumah Batin Senapelan, Merasa Kurang Diperhatikan

Rumah Batin Senapelan juga tidak bisa dilepaskan dari sejarah Kota Pekanbaru.

Penulis: Theo Rizky | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan di Jalan Meranti, Kecamatan Senapelan Pekanbaru 

Nontel pun merupakan ahli waris yang masih mendiami rumah tersebut hingga tahun 90 an

Pada tahun 2018 lalu, Rumah Batin Senapelan ditetapkan menjadi cagar budaya, namun setelah penetapan, rumah itu tidak mendapat sentuhan apa-apa sama sekali.

"Tidak dipelihara, dibiarkan runtuh, tidak di apa-apakan sama sekali, jadi saya merasa sedih lalu saya datangi lurah," ujarnya.

Akhirnya ia bersama pihak kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) mendatangi pihak terkait untuk meminta kejelasan terhadap Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan.

"Kalau tidak ada respon dari pemerintah untuk apa ditetapkan sebagai cagar budaya, cabut saja cagar budayanya karena itu beban bagi kami, karena di SK penetapan itu ada nama saya, jadi seolah-olah saya mendapatkan sesuatu dari situ sementara pemerintah tidak memberikan apa-apa untuk pemeliharaannya," ujarnya.

Keluhan Eva didengar, selanjutnya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, termasuk Kota Pekanbaru dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat turun untuk mengkaji, akhirnya di tahun 2022 Pemerintah Provinsi Riau menggelontorkan anggaran hingga Rp 344 juta untuk pemugaran Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan.

Saat selesai, Gubernur Riau saat itu, Syamsuar menyerahkan kunci Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan kepada ahli waris.

Namun setelah pemugaran, menurut Eva, hingga kini tidak ada bantuan apapun dari pemerintah terhadap rumah itu

"Pemerintah cuma melakukan pemugaran saja, tapi untuk biaya-biaya lainnya tidak pernah ada," sebutnya lagi.

Eva berharap pemerintah bisa lebih melirik Rumah Batin Senapelan sebagai bagian penting dalam sejarah Kota pekanbaru.

"Harapan saya tidak banyak, bagaimanapun sejarah Rumah Batin Senapelan masih ada sangkut pautnya dengan Kota Pekanbaru, tapi kami tidak pernah diperhatikan selama ini, sepertinya sejarahnya dihilangkan, kayak batin itu tidak ada perannya di Kota Pekanbaru, setiap ada kegiatan seperti Hari Jadi Pekanbaru, Batin tidak pernah dianggap, kami sedihnya di situ," kata Eva mencurahkan isi hatinya.

 

( Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky )

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved