Kerangka Ibu dan Anak di Bandung

Nanda Terkejut! Ternyata Sudah Setahun Dia Tinggal Berdampingan dengan Tetangga yang Jadi Kerangka

polisi masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

IST
Kerangka Ibu dan Anak di Bandung 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Alangkah terkejutnya Nanda, warga Perumahan Tani Mulya, RT 11/15, Desa Tani Mulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Dia tidak menyangka setahun tinggal di kawasan itu ternyata memiliki tetangga yang sudah menjadi kerangka.

Dia mengungkapkan bahwa selama ini dirinya mengira rumah itu tidak berpenghuni.

"Saya baru setahun tinggal di sini dan taunya rumahnya memang kosong, terbengkalai," ujar Nanda.

"Makannya kaget pas tau ada kerangka ternyata di dalamnya. Saya belum pernah ketemu sebelumnya," imbuhnya.

Kedua kerangka manusia itu adalah Ibu dan Anak.

Korban bernama Indah Hayati dan Ella Immanuel.

Kerangka ibu dan anak itu pertama kali ditemukan oleh mantan suaminya, yang datang untuk mengambil barang di rumah tersebut.

"Ditemukan oleh mantan suaminya," kata Pj Kepala Desa Tani Mulya, Wawan Sutisna saat ditemui di lokasi, Senin (29/7/2024).

Baca juga: Anggota DPR RI Ini Murka pada 3 Hakim yang Vonis Bebas Ronald Tannur, Kini Jadi Bekingan Dini Sera

Baca juga: KRONOLOGI Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Bandung: Sosok Indah Hayati dan Ella Immanuel

"Dia sempat laporan untuk membuka gembok mau ngambil sesuatu di dalam karena status mereka ini sudah bercerai sejak tahun 2018," tambahnya.

Kapolsek Padalarang AKP Kusmawan mengatakan, kerangka ibu dan anak itu ditemukan di tempat tidur.

"Posisi saat ditemukan, kerangka tersebut terbaring di tempat tidur," ungkap Kusmawan di lokasi, Senin.

"Jadi, yang ditemukan ada dua kerangka yang diduga ibu dan anak, posisinya di dua kasur yang berbeda," tambahnya.

Kusmawan mengatakan, kedua korban selama ini mengunci diri atau dikunci di dalam rumah milik mereka.

ILUSTRASI Kerangka Manusia (kiri) - Sosok Indah dan Ela Ibu Anak Jadi Kerangka di Bandung, Meninggal 6 Tahun Lalu, Dikira Pindah Rumah
ILUSTRASI Kerangka Manusia (kiri) - Sosok Indah dan Ela Ibu Anak Jadi Kerangka di Bandung, Meninggal 6 Tahun Lalu, Dikira Pindah Rumah (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Sehingga, pintunya harus dijebol.

"Jadi, selama ini ibu dan anak itu tidak berkomunikasi dengan warga setempat, termasuk dengan suaminya," ucapnya.

Kusmawan menduga, ibu dan anak tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sejak enam tahun yang lalu.

Sementara, polisi masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

"Jenazah sementara ini kita kembalikan dulu kepada keluarga, apakah mau dilakukan identifikasi lanjutan atau tidak," ujar Kusmawan.

"Jadi kita akan meminta keterangan terlebih dahulu," imbuh dia.

Baca juga: Hebatnya Ronald Tannur, yang Menjelaskan Kematian Dini kepada Keluarga Korban adalah Polisi

Baca juga: Terpidana Kasus Kematian Vina Menolak Rekonstruksi di Lapangan, Mengaku Tak Pernah Melakukan

Coretan di Dinding Rumah

Coretan di dinding rumah penemuan kerangka Ibu dan anak di Bandung itu jadi sorotan peublik.

Diduga tulisan tersebut untuk sang mantan suami.

Pasalnya, dalam isi coretan tersebut tertulis nama sang mantan Suami, Mudjoyo Tjandra.

Pesan itu diduga ditulis sang anak untuk ayahnya yang tidak menempati janji untuk membiayai sekolahnya.

Bahkan sang anak laki-lakinya yang bernama Elia Imanuel Putra (24) ini akan membawa janji ayahnya hingga meninggal.

"Surat untuk Mudjoyo, kalau buat janji jangan buat janji kalau gak bisa nepatin janji, Aku mau sekolah katanya mau bayar aku sekolah, tapi semua itu dusta. Akan kubawa sampai mati semua janji manismu!," tulisnya dilansir dari Youtube tvOneNews, Selasa (30/7/2024).

"Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu, katanya raihlah cita-cita setinggi langit tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah," imbuhnya.

Dalam tulisan itu, sang anak juga meminta maaf kepada ayahnya karena tidak bisa menjadi anak yang sempurna.

"Maafkan aku tidak bisa jadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna," tulisnya.

Selain itu, terdapat pula tulisan pesan untuk eks suami, Mudjoyo Tjandra yang meminta untuk tidak menyakiti wanita lain jika ingin menikah lagi.

"Jikalau kau menikah lagi, aku harap kau jangan menyakiti istri ketigamu nanti, aku lihat kau sudah meminang istri baru lagi kan, yang dari Ciamis yang foto bersamamu itu dipajang di FB Hendra Setiawan," tandasnya.

(TRIBUNPEKANBARU.COM)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved