Kerangka Ibu dan Anak di Bandung

Jejak Digital Ibu dan Anak Tinggal Tulang Belulang, Elia Curhat Akan Hidup Sendirian di Hutan

Terungkap jejak digital Elia Immanuel Putra, yang jasadnya ditemukan telah menjadi tulang bersama ibunya. Jejak digital tersebut ditemukan di FB

Editor: Muhammad Ridho
via tribun bengkulu/facebook imanuel
Jejak Digital Ibu dan Anak Tinggal Tulang Belulang, Elia Curhat Akan Hidup Sendirian di Hutan 

"Saya tidak suka saat... Begitu dia (My Father) membuat janji, tapi tidak ditepati," tulis Imanuel.

"Saya menyesal telah... Dilahirkan ke dunia ini. Dan menyesal punya ayah yang tidak bertanggung jawab padaku selama 5 tahun."

Sejumlah ratapan di dinding Facebook yang ditulis Imanuel membuat banyak warganet prihatin.

"Ya Allah pedih lihat statusnya, semoga anak dan ibunya di tempat yang indah," tulis akun @Septia***.

"Kak, aku baru mendengar kabar tentangmu dan ibumu, kak.. turut berdukacita yang sedalam-dalamnya ????????," akun @Bintu ikut mengomentari.

"Ya allah intinya ayahnya lepas dari tanggung jawab mncampakan anaknya yang masih kecil waktu itu, malah ngurusin istri ke dua dan ketiga katanya????????," akun @Deyan** menambahkan.

Pesan terakhir Elia Imanuel Putra

Pesan terakhir Imanuel untuk ayahnya dalam kasus penemuan kerangka ibu dan anak di Bandung Barat, sang anak mengaku ia ingin sekolah.

Ketika pihak polisi melakukan olah TKP, ditemukan ada pesan dari sang anak untuk ayahnya Mujoyo Tjandra.

Rupanya Immanuel Putra ingin sekolah seperti anak pada umumnya.

"Surat untuk Mudjoyo, kalau buat janji jangan buat janji kalau gak bisa nepatin janji, Aku mau sekolah katanya mau bayar aku sekolah, tapi semua itu dusta. Akan kubawa sampai mati semua janji manismu!," tulisnya dilansir dari Youtube tvOneNews, Selasa (30/7/2024).

Dalam surat itu, Immanuel mengatakan jika sang ayah tak mendukung dirinya untuk meraih cita-citanya.

"Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu, katanya raihlah cita-cita setinggi langit tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah," imbuhnya.

Dalam tulisan itu, Immanuel Putra juga minta maaf pada sang ayah, karena ia tak bisa menjadi anak yang baik.

"Maafkan aku tidak bisa jadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna," ungkapnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved