Kasus Vina Cirebon

SOSOK 4 Pengawal Aep Dibongkar Dedi Mulyadi, Kasus Vina Cirebon Menunggu Kejujuran Aep

Dedi mengaku tidak berada di rumah saat pertemuan itu karena menonton wayang golek di wilayah Kuningan, Jawa Barat hingga menjelang subuh.

tangkap layar
Apa dendam Aep pada delapan terpidana 

Dedi mengaku tidak berada di rumah saat pertemuan itu karena menonton wayang golek di wilayah Kuningan, Jawa Barat hingga menjelang subuh.

"Saya geus lalajo golek Bah di kuningan tadi peuting, pulang setengah tilu (setengah tiga)," kata Dedi Mulyadi kepada lelaki yang akrab disapa Abah olehnya.

Dedi Mulyadi kembali menegaskan jika dirinya hanya ingin menolong terpidana kasus Vina yang merasa tak melakukan hal seperti yang dituduhkan.

"Kan gini bah, saya mah tidak ada tujuan untuk ikut campur terhadap urusan hak orang lain. Bah, saya mah kolot ingin saling menyelamatkan"

"Ini ada orang di penjara yang yakin 100 persen tidak merasa salah. Tinggal Aep satu (saksi kunci,red), yang dua sudah ngaku bahwa dia bohong, itu kalau Aep bersaksi nanti keluarganya kumpul, kita saling memaafkan yang ke belakang mah sudah lah," ujarnya.

Baca juga: Di tengah Isu Kenaikan Harga BBM, Pemerintah Rilis Bensin Baru Pengganti Pertalite: Berapa Harganya?

Baca juga: Kepada Iptu Rudiana, Mantan Wakapolri: Polisi Kok Dibohongi oleh Masyarakat, Anak Kecil Ini

Ditantang Pegi Setiawan

Keberadaan Aep kini menjadi sorotan publik setekah Pegi Setiawan dibebaskan.

Pegi Setiawan menantang saksi Aep untuk membuktikan kesaksiannya soal kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 silam.

Aep sempat disebut-sebut menjadi saksi kunci dalam kasus ini.

Warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi ini bahkan mengaku melihat Pegi di lokasi kejadian tewasnya Vina dan Eky.

"Aep itu kan dulu-dulu waktu saya masih di dalam penjara dia aktif keluar dan diwawancara, tapi sekarang kenapa menghilang, saya ingin tanya itu, apa alasannya?" kata Pegi, Kamis (11/7/2024), dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.

Pegi membantah tegas kesaksian Aep selama ini.

"Kesaksian itu adalah bohong, Aep mengatakan saat malam kejadian itu melihat saya mengendarai warna pink, itu salah.

Motor saya sejak Januari 2016 dicat kuning, jadi logikanya tuh dari mana pas kejadian malam itu," tuturnya.

Pegi menilai ada kejanggalan dengan kesaksian Aep apalagi ia mengaku sama sekali tidak mengenal siapa Aep.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved