Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Siswa SMP Tewas di Padang

LBH Padang Soroti Hasil Ekshumasi jenazah AM , Ada Detil yang Belum Dijelaskan

LBH Padang pertanyakan detil penyebab kematian AM . Meskipun sudah dijabarkan hasil Ekshumasi , namun ada yang belum terjawab

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
kompas
Kejanggalan Bertambah, Ada Jejak Ekskavator di Lokasi Penemuan Mayat Afif Maulana 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hasil Ekshumasi jenazah Afif Maulana ( AM ) Siswa SMP yang tewas di Padang telah dijabarkan oleh Tim Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI).

Ekshumasi yang dilakukan pada 8 Agustus 2024 ini mengungkapkan fakta mengenai penyebab kematian remaja yang jenazahnya ditemukan di sungai Batang Kuranji, Kota Padang.

Dan dari penjelasan yang disampaikan , terungkap jika AM diketahui meninggal dunia akibat terjatuh.

Baca juga: UPDATE Kasus Afif Maulana: Hasil Ekshumasi Dirilis, Jelaskan Kondisi Sumsum Tulang Belakang Korban

Penjelasan tersebut kemudian direspon oleh Lembaga bantuan Hukum ( LBH ) Padang . Namun , yang menjadi pertanyaan adalah detil dari penjelasan penyebab kematian AM

Direktur LBH Padang, Indira Suryani, menyoroti bahwa hasil tersebut belum memberikan penjelasan detail seperti yang diharapkan.

"Karena memang di awal ada 19 sampel dan kami ingin tahu detail-detailnya. Karena memang kita tidak akan mungkin bisa menutup dari misalnya, hasil keterangan saksi dan foto-foto yang kami temukan sebelumnya," kata Indira Suryani saat jumpa pers di LBH Padang Kamis (26/9/2024). 

Ia menjelaskan, hasil dari tim Kedokteran Forensik kemarin lebih banyak menjelaskan soal situasi jatuh yang satu waktu, yang diterjemahkan jatuh dari ketinggian dan bukan melompat juga. Karena itu hanya bisa diklarifikasi dengan saksi-saksi.

Pihaknya semua itu harus dijelaskan secara detail, karena ada beberapa bekas diduga kekerasan dari keterangan saksi-saksi dan foto yang ditemukannya di bagian depan tubuh korban. "Dan, itu belum terjawab," katanya.

Satu hal yang menjadi konsen baginya adalah tidak ada air ditemukan masuk ke dalam tubuh korban, sedangkan tubuhnya berada di dalam air. Selain itu, tidak terlihat adanya sebaran jika Afif Maulana terjatuh.

"Air itu tidak berdarah, sedangkan dalam beberapa kasus jatuh dari ketinggian, muncratan darahnya sangat banyak, dan itu akan kami dalami untuk beberapa hal," ujarnya.

Dijelaskannya, ada beberapa fakta-fakta, yang belum bisa diungkap dalam proses ekshumasi, sehingga diminta detailnya agar bisa terlihat.

Saat ini, LBH Padang sedang memintakan hasil ekshumasi secara tertulis dan sedang menunggunya kepada tim Kedokteran PDFMI.

Selain itu, juga ditemukan adanya perbedaan hasil forensik pertama dan forensik kedua. "Itu harus dipertanggungjawabkan secara etik oleh Kedokteran Forensik, karena itu jauh berbeda," ujarnya.

Pihaknya akan mendesak kepolisian untuk membuka semuanya soal transparansi proses penegakan hukum yang dilakukan di kasus Afif Maulana, dan itu diberikan kepada keluarga.

"Dan, itu bahan pembanding bagi kami, karena atas situasi ini kalau tetap tertutup saja buat apa, kalau memang bisa sangat terbuka ya dalam kasus ini. Ini bisa memberikan rasa keadilan untuk keluarganya Afif Maulana," pungkasnya. 

Baca juga: Menanti Hasil Autopsi Ulang Jasad Afif Maulana, Ketua Tim Sebut Bakal Lebih Lama dari Biasa

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved