Pedagang Ribut, Ada Oknum Klaim Pengurus Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru

Beberapa pedagang di Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru terlibat aksi saling lempar gelas dan piring, aparat gabungan berupaya menenangkan

Penulis: Fernando | Editor: Theo Rizky
Istimewa
Pj Wako Pekanbaru Risnandar Mahiwa dialog dengan pedagang usai ada keributan di Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru pada Senin malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah pedagang di Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru terlibat keributan, Senin (14/10/2024) malam.

Aksi tersebut menyita perhatian pengunjung di kawasan kuliner itu.

Mereka sempat terlibat aksi saling lempar gelas dan piring.

Kondisi ini jelas menganggu aktivitas kawasan kuliner yang sudah kembali buka sejak akhir pekan kemarin.

Aparat gabungan pun berupaya menenangkan pedagang yang terlibat aksi keributan.

Keributan ini ternyata dipicu adanya oknum yang mengaku sebagai pengurus kawasan itu.

Namun akhirnya pedagang berdialog langsung dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa pada Senin malam.

Ia menegaskan bahwa kawasan kuliner itu saat ini di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Dirinya menyebut bahwa pemerintah kota mengelola kawasan ini pasca penataan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dewan Minta Dishub Awasi Pungli Parkir di Kawasan Kuliner Cut Nyak Dien Pekanbaru

Ia menegaskan jangan sampai ada oknum mengaku sebagai pengelola kawasan itu sehingga bisa memicu keributan.

"Tidak ada yang mengatasnamakan saya punya, ini punya, tidak ada itu," tegasnya dalam dialog dengan para pedagang.

Menurutnya, tim yustisi segera menindaklanjuti adanya oknum yang mengklaim pengelolaan kawasan kuliner ini.

Ia mengingatkan agar jangan ada lagi oknum yang mengaku sebagai pengelola kawasan itu.

"Jangan dengar isu-isu yang lain, selama ini kita melakukan penataan untuk kebaikan," paparnya.

Dirinya menyadari bahwa penataan kawasan kuliner itu butuh waktu.

Apalagi pada pekan lalu para pedagang sempat harus menghentikan sementara aktivitas selama tiga hari.

Baca juga: Pedagang Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien Mengeluh, Disperindag Pekanbaru Janji Tindaklanjuti

Mereka tidak bisa berdagang selama proses penataan dan verifikasi pedagaang.

Namun akhirnya pada Jumat lalu para pedagang kembali bisa menggelar dagangannya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman pedagang atas pengertiannya, mau sabar dengan pemerintah untuk menata kawasan ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih," ungkapnya.

Baca juga: Mulai Beraktivitas Malam Ini, Ini Layout Kawasan Kuliner Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru

Dirinya menjelaskan bahwa penataan tidak hanya untuk menentukan lokasi berjualan bagi para pedagang.

Tim yustisi juga menyiapkan fasilitas pendukung aktivitas para pedgaang yakni listrik.

Mereka juga mengatur arus lalu lintas di kawasan itu agar pengunjung dan pedagang merasa nyaman.

Lokasi parkir dan tempat pembuangan sampah juga diatur agar lebih tertata.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved