Berburu Durian Legit Tebal di Daerah Kuapan Kampar, Pecinta Durian Wajib Merapat
Pertengahan Desember ini, suasana di jalan Kuapan, Kampar terasa lebih hidup, jejeran durian bertumpuk rapi di pinggir
Penulis: Alex | Editor: Theo Rizky
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Memasuki jalan Kuapan di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pohon-pohon durian yang menjulang tinggi di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan membuat suasana sejuk, menyembunyikan terik matahari yang biasanya menyengat di kala siang.
Di bawah kerimbunan itu, jejeran durian yang ditumpuk rapi di pinggir jalan seolah menjadi undangan tak tertulis bagi siapa saja yang melintas.
Aroma khas durian menyeruak di udara, menandai musim panen yang telah lama dinanti.
Pertengahan Desember ini, suasana di jalan Kuapan terasa lebih hidup.
Warga sibuk menata durian hasil panen mereka, menunggu kedatangan para pemburu durian dan para toke durian yang akan membeli buah-buah tersebut untuk dijual ke pasar besar, baik di Jalan Lintas Sumbar-Riau maupun dibawa ke Kota Pekanbaru.
Tumpukan durian di berbagai ukuran, dari yang kecil hingga besar, menjadi pemandangan yang biasa terlihat di sana.
Jalan Kuapan sendiri tak hanya menjadi pusat jual beli durian, tetapi juga menjadi tujuan para pecinta durian dari berbagai daerah.
Pada akhir pekan, biasanya deretan mobil terparkir di sepanjang jalan ini, milik pengunjung yang sengaja datang untuk menikmati durian segar langsung dari petani.
Mereka menyebut Kuapan sebagai "surga durian," tempat di mana cita rasa durian lokal yang manis, legit, dan sedikit pahit bercampur sempurna.
Neti, salah satu warga yang telah tinggal di Kuapan selama belasan tahun, mengaku sangat bersyukur dengan musim durian.
Ia bercerita bahwa rumahnya dikelilingi pohon durian yang telah ada sejak ia membeli tanah di sana.
Selain mengelola warung kecil, Neti juga menjual durian hasil panen keluarganya.
"Musim durian selalu membawa rezeki tambahan. Bahkan saya bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan dari durian dibandingkan warung kalau sudah musim durian," kata Neti tersenyum.
Berbeda dengan Neti, warga lainnya, Rossi, pedagang durian lain di Kuapan, memiliki kebun durian di pinggir jalan.
Bersama suaminya, ia membangun sebuah pondok sederhana di dekat kebun durian mereka.
| Ancam Cubit, Pria di Kampar Cabuli Bocah Keponakan Kandungnya Berkali-Kali Sejak 2023 |
|
|---|
| Tak Ada Izin, Pemprov Riau Hentikan Aktivitas Tambang Galian C di Kampar |
|
|---|
| Nenek Bayi yang Dibuang di Kampar Tiba-Tiba Muncul, Ungkap Hubungan Terlarang |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini Kampar Kamis 19 Februari 2026 dan Imsakiyah Ramadhan Kampar PDF |
|
|---|
| Tak Ada Hal Baru pada Pengaturan Selama Bulan Ramadan 2026 di Kampar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Salah-seorang-pedagang-durian-di-Jalan-Kuapan-Kecamatan-Tambang-Kabupaten-Kampar.jpg)