Sabtu, 16 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Trauma Pembunuhan Sadis di Bulukumba, Warga Sekampung Kosongkan Dusun

Warga sekampung di Desa Polewali, Bulukumba, memutuskan pindah beramai-ramai setelah kasus pembunuhan sadis.

Tayang:
Editor: Ariestia
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Warga sekampung di Dusun Ponci, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) memutuskan pindah beramai-ramai setelah kasus pembunuhan sadis. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga sekampung di Dusun Ponci, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) memutuskan pindah beramai-ramai setelah kasus pembunuhan sadis.

Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) memilih meninggalkan tempat tinggal mereka di Desa Polewali tersebut pasca pembunuhan terhadap Farkhan Marozi (47).

Kematian pria itu yang disebabkan enam pembunuh itu membuat mereka trauma.

Warga terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya, karena trauma dengan kasus tersebut.

Pembunuhan terhadap Farkhan Marozi terjadi pada Selasa (8/10/2024) lalu.

Korban diduga dibunuh oleh enam rekannya dengan menggunakan balok kayu di halaman rumahnya.

Para pelaku awalnya mendatangi korban di halaman rumahnya.

Dua belah pihak kemudian cekcok masalah utang piutang.

Setelah menghabisi nyawa korban, para pelaku menggali lubang untuk menyembunyikan mayat.

Jenazah Farkhan pun mereka kubur secara tidak layak.

Setelah dua bulan berlalu, kejahatan ini baru terungkap.

Istri korban baru berani melaporkan pembunuhan suaminya setelah dua bulan karena diancam oleh pelaku.

Kasus pembunuhan ini memperdalam duka dan ketakutan bagi warga sekitar.

Mereka pun ramai-ramai eksodus. 

Warga yang pindah tersebut merupakan pendatang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved