Kombes Donald Tak Diterima Dipecat Usai Diduga Peras Warga Malaysia Rp 2,5 Miliar di Acara DWP
Kombes Donald diduga menjadi aktor utama dalam pusaran pemerasan yang dilakukan para polisi Indonesia terhadap WNA di Acara DWP.
Hal ini karena target dalam operasi itu hanya bertujuan terhadap para pengguna narkoba.
Sugeng mengatakan informasi yang ia dapat, tak ada pengedar narkoba yang ditangkap dalam operasi tersebut.
Padahal, seharusnya para pengedar ini dianggap yang perlu dijadikan target.
Meski begitu, kata Sugeng, Kombes Donald masih belum mengakui jika dia yang memerintah anggotanya melakukan pemerasan dalam ajang yang digelar rutin setiap tahunnya tersebut.
"Propam harus bisa membuktikan adanya pelanggaran tersebut. Kalau terbukti arahan permintaan uang RJ atas dasar perintah Direktur (Narkoba) maka (Kombes Donald) harus diajukan ke sidang kode etik dan harus dipecat. Juga proses pidana," ucapnya.
( Tribunpekanbaru.com )
| Dipenjara 4 Tahun Kasus Rudapaksa, Kompol RC Kembali Aktif Berdinas |
|
|---|
| AKP Deky Jonathan Terbukti Bekingi Bisnis Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri |
|
|---|
| Kompol Dedy Kurniawan Terancam Dipecat Usai Viral Isap Vape Diduga Isi Narkoba Bareng Perempuan |
|
|---|
| Dugaan 'Main Belakang' Oknum Polisi dengan Pelaku Narkoba di Pekanbaru: 7 Personel Terancam Dipecat |
|
|---|
| Polda Riau Cek Urine Mendadak, Hasilnya Lebih dari Satu Polisi Positif Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Kombes-Donald-Simanjuntak.jpg)