Berita Viral

TAMPANG Ajat Sudrajat yang Picu Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang -Merak, Tergiur Upah

Ajat Sudrajat inilah yang merental mobil ke korban kemudian membawa kabur . Ia menjadi otak hingga terjadinya penembakan oleh oknum TNI

Editor: Budi Rahmat
KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Polres Pandeglang menangkap penyewa mobil rental terkait kasus penembakan di Tol Tangerang Merak Km 45, Jumat (3/1/2025). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Inilah tampang Ajat Supriatna sebagaia pemicu terjadinya penembakan oleh oknum TNI pada bos rental di rest Area Tol KM 45 Tangerang-Merak . 

Sosok Ajat Supriatna adalah orang yang merental mobil korban namun tak pernah dikebalikan . Ia justru menjualnya ke oknum TNI .

Dan ternyata Ajat Supriatna ini menggunakan identitas palsu saat merental mobil jenis Brio dari korban . 

Baca juga: CERITA Karyawan Minimarket usai Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang-Merak, Saya Trauma

Ajat Supriatna juga membawa mobil rental tak sesuai dnegan rute ketika ia beralasan menyewa mobil pada korbannya .

Atas dasar itulah kemudian korban mencari mobil yang disewa oleh Ajat Supriatna hingga terjadi penembakan di rest area KM 45 tol Tengerang-Merak 

Modus Ajat Supriatna yang mulanya sewa mobil brio milik Ilyas lalu berujung dijual secara ilegal. 

Awalnya mobil Honda Brio berwarna orange dipromosikan oleh Ilyas, bos rental mobil di akun Instagramnya.

Mobil dengan pelat nomor B 2696 KZO itu diposting di akun Instagram Makmur Jaya rental mobil pada 28 Desember 2024.

Kemudian pada 31 Desember 2024, mobil itu disewa oleh seorang pria bernama Ajat Supriatna untuk 3 hari.

Kepada petugas rental, Ajat mengaku hendak menyewa mobil untuk keperluan menjemput mertuanya.

Ajat berujar bahwa mobil rental tersebut akan ia pakai untuk ke Sukabumi, Jawa Barat selama tiga hari.

"Saudara Ajat menjawab untuk pemakaian tiga hari dan untuk keperluan menjemput mertuanya di daerah Sukabumi, itu di tanggal 31 (Desember 2024)," kata Rizky Agam.

Baca juga: CERITA LENGKAP Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang-Merak, Persekongkolan Ajat dan Oknum TNI

Tak disangka, Ajat nyatanya tak membawa mobil rentalan tersebut ke Sukabumi.

Fakta itu diketahui anak bos rental setelah sehari mobilnya disewa Ajat.

Anak bos rental curiga karena alat GPS di mobil tersebut dilepas oleh Ajat.

Dijual ke Oknum Anggota TNI

Fakta baru mengungkapkan jika penembak yang mengaku dirinya sebagai oknum TNI rupanya membeli mobil yang disewa Ajat Supriatna dari Ilyas dengan harga Rp 40 juta.

Tergiur harga mobil yang murah, akhirnya mobil oknum TNI tersebut membelinya.

Sebelum melakukan penembakan, oknum anggota TNI AL itu telah bersepakat dengan Ajat karena harga yang sangat rendah.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf. 

Selain oknum anggota TNI AL, polisi menyebut ada dua pelaku lainnya yang ditangkap. 

Pertama, pelaku berinisial IM dan Ajat Supriatna. 

Baca juga: Peran Ajat Sudrajat di Kasus Penembakan Bos Rental di Rest Area Tol Tangerang-Merak, Pintu Masuk

Peran Ajat adalah mencari mobil sewaan untuk kemudian diserahkan kepada IM, penadah mobil rental hasil curian. 

"Jadi, Ajat bukanlah pelaku penembakan, melainkan berperan mencari mobil," ujar Alfian. dilansir dari TribunJakarta.

Ajat dijanjikan uang Rp 5 juta untuk mobil yang berhasil diambilnya. 

Oknum anggota TNI AL pun akhirnya membeli mobil curian AJat dari Ilyas seharga Rp 40 juta. 

Polisi pun lalu menangkap Ajat Supriatna di rumah saudaranya yang terletak di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten. 

"Selanjutnya AS (Ajat Supriatna) akan diserahkan kepada Polresta Tangerang untuk pemeriksaan lanjutan," katanya. 

Modus Ajat Gunakan Identitas Palsu

Siasat licik Ajat Sudrajat sewa mobil pakai identitas palsu, berujung bosa rental mobil tewas ditembak.

Ajat Supriatna (32) merupakan penyewa pertama Honda Brio milik Ilyas Abdurrahman (48) yang tewas dalam indisen penembakan.

Ternyata fakta baru ketika Ajat menyewa mobil milik Ilyas, rupanya ia menggunakan identitas palsu.

Kasat Reskrim Polrea Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, mengungkap AS menggunakan KTP palsu sebagai jaminan.

"Betul (menggunakan KTP palsu)," kata Alfian saat dikonfirmasi di Mapolres Pandeglang, Jumat (3/1/2025).Dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: UPDATE Penembakan Bos Rental Mobil di Tangerang: 2 Terduga Pelaku Ditangkap, Ada Oknum TNI

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Alfian, AS memiliki dua kartu identitas.

Adapun yang didapakai sebagai jaminan adalah identitas palsu yang beralamat di Jatiuwung, Kota Tangerang.

Sementara identitas lainnya, sambung Alfian, AS merupakan warga dengan alamat asal di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang. 

AS menggunakan identitas palsu diduga untuk kepentingan penggelapan mobil rental. 

AS sendiri ditangkap dalam persembunyiannya di sebuah kontrakan di Kecamatan Picung, Pandeglang, Banten, Jumat siang.

AS ditangkap karena menjadi pelaku sewa mobil rental yang mana pemiliknya menjadi korban penembakan oleh pelaku yang membawa kabur mobil sewa tersebut. 

Alfian tidak menjelaskan lebih rinci alasan mobil berpindah tangan dari AS ke pelaku penembakan yang membawa kabur mobil. 

Alfian menambahkan, saat ini, AS akan dibawa ke Mapolresta Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ajak Anak Buru Mobil

Ilyas sang bos rental mengajak anak dan timnya untuk mengejar mobil Brio yang disewa Ajat tersebut.

"Di tanggal 1 nya abang saya mengecek kendaraan tersebut melalui alat pantau GPS. Itu sudah dicabut alat GPS dua alat, jadi abang saya melapor ke ayah saya bahwa mobil tersebut sudah ada indikasi tidak betul,"

Ayah saya menginfokan untuk bersiap-siap mengejar mobil tersebut dengan menyiapkan tim dari rental saya 7 orang berangkat malam itu juga," kata Rizky.

Berbekal GPS yang masih terpasang di mobil Brio tersebut, Ilyas dan tim berangkat menuju ke Pandeglang Banten.

Di perjalanan, mereka akhirnya berpapasan dengan mobil Brio miliknya.

Baca juga: Terkuak Profesi Ajat Sudrajat, Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil, Sering Mangkal di Bandara

"Setelah saya berangkat ke Pandeglang, mobil tersebut bertemu dengan mobil saya di Jalan Saketi, berpapasan langsung. Mobil saya langsung memepet mobil Brio milik saya untuk memberhentikan mobil tersebut. Saat itu semua tim turun semua untuk memberhentikan tersebut, tapi mobil Brio tersebut membawa (teman)," pungkas Rizky.

Namun ternyata mobil Brio itu tak lagi dibawa oleh Ajat, melainkan oleh seorang pria yang mengaku anggota TNI AL dan membawa senjata api.

Mobil Brio tersebut diduga telah digelapkan dan dijual oleh Ajat ke pria yang mengaku TNI tersebut secara ilegal.

"Dari belakang terdapat mobil Sigra yang membantu mobil Brio tersebut. Ternyata dia dapat pengawalan dari Sigra itu. Jadi saat dia (pengemudi Brio) menodongkan pistol, kita mundur karena kita warga sipil tidak mempunyai membela diri, memberikan jalan untuk dia kabur," imbuh Rizky.

"Dia (yang menodongkan pistol ke korban) itu mengaku dari TNI AL," akui Rizky.

Tak sendirian, mobil Brio curian Ajat itu nyatanya juga dikawal oleh mobil lain yakni Sigra.

Diungkap Rizky, mobil Sigra yang mengawal pria mengaku TNI itu sempat menabrak karyawan rental mobil ayahnya.

"Mobil Sigra pada saat kabur, dia bukan langsung kabur tapi malah mundur dengan sengaja menabrak karyawan saya. Jadi karyawan saya ada yang terjatuh, terseret. Mobil Sigra langsung kabur ke arah Pantai Carita sampai Anyer," ujar Rizky.

Tak cuma itu, sopir Sigra kejam itu juga tega menembak mati bos rental saat dicegat di minimarket Rest Area Balaraja.

"Saya dan orang-orang tim rental kabur. Tapi nahasnya ternyata ayah saya sendiri yah, ayah yang saya banggakan, terkena tembakan di dalam Indomaret," kata Rizki

Ilyas Abdurrahman terkena tembakan di dada, sementara rekannya terkena tembakan di perut.

"Mobil sudah berpindah tangan karena tidak ditemukan Ajat Sudrajat di mobil Sigra maupun Brio saya," pungkasnya. 

Peristiwa yang videonya viral di media sosial ini membuat geger warga di sekitar . Betapa tidak penembakan terjadi hingga mengakibatkan dua orang terluka yang salah satunya meninggal dunia .

Korban adalah Ilyas Abdurrahman (48), pemilik mobik yang ditembak hingga meninggal dunia di lokasi . Sedangkan satu rekannya juga mengalami luka tembak di tangan .

Kasus tersebut benar-benar membuat publik ngeri karena dnegan mudahnya sesorang menghilangkan nyawa orang lain . Apalagi dengan menggunakan senjata api .

Apa yang Sebenarnya Terjadi . Berikut Cerita Lengkapnya

Penembakan bos rental mobil di rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak membuat publik geger . Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap empat orang pelakunya .

Mengejutkan lagi , satu pelaku adalah oknum anggota TNI. Sedangkan satu lagi adalah otak pelaku yakni Ajat yang adalah orang yang membawa kabur mobil milik bos rental . (*)

( Tribunpekanbaru.com ) 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved