Banjir di Riau
Banjir Rendam Pemukiman dan Sekolah, Anggota DPRD Riau Abdullah Minta Pemerintah Bertindak
Anggota DPRD Riau Abdullah mendesak pemerintah untuk segera turun tangan membantu masyarakat terdampak banjir
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau dari daerah pemilihan Pelalawan-Siak, Abdullah, angkat bicara mengenai bencana banjir yang terus meningkat di Riau, khususnya di daerah Pelalawan.
Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat yang terdampak, termasuk ratusan rumah yang kini terendam air akibat luapan Sungai Kampar.
Banjir ini disebabkan pembukaan bendungan PLTA Koto Panjang Kampar.
Abdullah mendesak pemerintah untuk segera turun tangan membantu masyarakat terdampak banjir. Ia meminta agar perhatian diberikan secara menyeluruh, termasuk kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan sekolah yang terdampak banjir.
"Pemerintah harus cepat bertindak, karena ini menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Abdullah.
Banjir yang melanda wilayah Pelalawan ini juga menyebabkan terganggunya aktivitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah. Beberapa sekolah bahkan terpaksa meliburkan kegiatan tatap muka dan menggantinya dengan pembelajaran daring.
Hal ini menambah beban masyarakat, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan akses internet.
Selain aspek pendidikan, Abdullah juga meminta perhatian terhadap kesehatan masyarakat di daerah terdampak. Menurutnya, genangan air yang berkepanjangan berpotensi menyebabkan berbagai penyakit, seperti demam berdarah dan infeksi saluran pernapasan.
"Pemerintah perlu menyediakan layanan kesehatan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,"ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Riau, Daniel Eka Perdana, turut menyampaikan harapannya agar pemerintah segera mencari solusi untuk memastikan proses belajar-mengajar tidak terganggu. Ia mengingatkan agar siswa tidak tertinggal mata pelajaran selama masa darurat banjir ini.
"Kami berharap ada langkah konkret agar kegiatan pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi sulit seperti ini," ujarnya.
Daniel juga meminta agar pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan menyediakan fasilitas penunjang untuk pembelajaran daring.
( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)
| Antisipasi Banjir, Pemkab Siak Mulai Normalisasi Kanal di Daerah Rawan Banjir |
|
|---|
| Banjir Rendam 5 Kampung, Pemkab Siak Gelar Apel Kesiapsiagaan Darurat Bencana Alam |
|
|---|
| 803 Warga di Siak Terdampak Banjir, BPBD Dirikan Tenda Pengungsian |
|
|---|
| Bupati Siak Akui Mitigasi Banjir Telat, Minta Evaluasi Menyeluruh DAS Koto Gasib |
|
|---|
| Apel Siaga Banjir Digelar di Kampar, Begini Status Kebencanaan Jelang Akhir Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Abdullah-anggota-DPRD-Riau-dapil-siak.jpg)