Banjir di Riau
4 Daerah Dilanda Banjir di Riau, Kampar Paling Parah, Ribuan Warga Terdampak
Musibah banjir di Riau semakin meluas dan berdampak parah di sejumlah wilayah, Selasa (4/3/2025).
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Musibah banjir di Riau semakin meluas dan berdampak parah di sejumlah wilayah, Selasa (4/3/2025).
Berdasarkan laporan terbaru BPBD Riau, empat daerah mengalami kondisi terburuk akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai.
Kabupaten Kampar menjadi wilayah dengan dampak paling besar dengan 8 kejadian banjir yang menerjang 5 kecamatan dan 8 desa.
Sebanyak 2.130 KK terdampak, sementara banjir juga merusak 4 fasilitas kesehatan (faskes), 3 fasilitas pendidikan (fasdik), 2 fasilitas ibadah, serta 14 fasilitas umum (fasum).
Jalan sepanjang 4 km terendam, dan lebih dari 8.280 hektare kebun serta 615 ekor ternak terkena dampaknya.
Sementara di Rohul, 11 kejadian banjir melanda 1 kecamatan dan 1 desa, menyebabkan 610 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain itu, 1 fasilitas umum mengalami kerusakan, menghambat aktivitas warga.
Baca juga: Pembukaan Pintu PLTA Capai 1,7 Meter, Kampar dan Pelalawan Terendam, Dewan Riau Desak Ini Dilakukan
Sedangkan di Inhu, 5 kejadian banjir menerjang 4 kecamatan dan 5 desa, berdampak pada 167 KK. Selain itu, 2 fasilitas pendidikan dan 4 fasilitas umum rusak, serta jalan sepanjang 1,8 km terendam air.
Sementara di Kuansing juga terdampak banjir meski dalam skala lebih kecil.
Satu kejadian banjir terjadi di 1 kecamatan dan 1 desa, menyebabkan 33 KK terdampak.
Jalan sepanjang 2 km terendam, serta 25 hektare kebun warga ikut rusak.
Banjir yang melanda Riau kali ini mengakibatkan banyak warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Di beberapa daerah, akses jalan terputus sehingga menyulitkan proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Tim BPBD Riau terus melakukan upaya penyelamatan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Dengan curah hujan yang masih tinggi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan bencana ini.
| Antisipasi Banjir, Pemkab Siak Mulai Normalisasi Kanal di Daerah Rawan Banjir |
|
|---|
| Banjir Rendam 5 Kampung, Pemkab Siak Gelar Apel Kesiapsiagaan Darurat Bencana Alam |
|
|---|
| 803 Warga di Siak Terdampak Banjir, BPBD Dirikan Tenda Pengungsian |
|
|---|
| Bupati Siak Akui Mitigasi Banjir Telat, Minta Evaluasi Menyeluruh DAS Koto Gasib |
|
|---|
| Apel Siaga Banjir Digelar di Kampar, Begini Status Kebencanaan Jelang Akhir Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gendong-anak-lewat-banjir.jpg)