Berita Viral

Nangis-nangis Minta Maaf, ART yang Tampar Majikan Ternyata Sosok yang Berani Lakukan Kekerasan

Sosok ART yang berani tampar majikan ternyata sosok yang berani . Hal ini terungkap setelah ia nangis-nangis minta maaf

Editor: Budi Rahmat
Tribun/ Medsos
ART TAMPAR MAJIKAN - Inilah sosok ART yang berani tampar majikan hingga minta maaf 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nangis-nangis minta maaf, Asisten Rumah Tangga di Cilacap, Jawa Tengah yang berani tampar majikannya ternyata tipikal yang kasar dan pemberani .

Pemberani disini adalah ia berani melakukan kekerasan pada siapa saja. Termasuk pada anak majikannya.

Dan kejahatan ART tersebut ternyata juga terekam dalam CCTV yang menjadi bukti kuat majikannya untuk membuka fakta yang sebenarnya.

Baca juga: NASIB Timnas Indonesia usai Disanksi Tegas FIFA, China Malah Dapat Untung Lolos ke Piala Dunia 2026

Dan kini kasus ART tersebut menjadi perhatian publik. Lantas, bagaimana tabiat sang ART yang dibongkar oleh majikannya ?

Ya, tengah ramai di media sosial pembahasan rekaman CCTV yang menampilkan aksi berasi seorang asisten rumah tangga atau ART pada majikannya. 

Ia yang baru bekerja belum sampai satu bulan, sudah berani berlaku kasar. 

Aksi ART pukuli majikan tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. 

Kejadian ini terjadi di Desa Kepara Kulon, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan langsung menyulut amarah warganet hingga viral di media sosial. 

Dalam video yang diupload akun X (dulu Twitter) Konten Berfaedah pada Sabtu (10/5/2025), terlihat jelas seorang wanita berhijab, diduga ART berinisial MC, cekcok dan melayangkan tamparan ke arah majikannya. 

Insiden tersebut disaksikan sejumlah pihak. 

Termasuk seorang pria yang disebut tetangga datang untuk melerai pertikaian antara majikan dan ART ini. 

Dari keterangan majikannya, sejak awal ART sudah menunjukkan sikap tidak ramah. 

Terlebih saat diberikan arahan kerja dari sang ibu yang tinggal di rumah tersebut. 

"Dia nggak suka kalau Ibuku ngatur pekerjaannya. Bahkan sampai maki-maki lewat WhatsApp, menyebut ibuku ‘setan’, ‘iblis’, dan ‘nggak tahu malu’," ujar korban dalam pernyataan yang kini ikut beredar di media sosial.

Selain itu, korban juga membeberkan bahwa proses penyelesaian masalah awalnya baik-baik. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved