SPMB 2025
SPMB Pelalawan 2025, Ini Total Rombel dan Daya Tampung SMP dan SD di Pelalawan
Leo Nardo menyampaikan, seluruh sekolah telah memahami Juknis SPMB yang merupakan pengganti sistem lama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di Kabupaten Pelalawan, Riau akan dimulai pada Senin (16/6/2025) sampai Rabu (18/6/2025) pekan depan.
Penerimaan siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) digelar serentak selama tiga hari.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah mempersiapkan perangkat regulasi SPMB tahun ini dengan merujuk pada aturan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Kemarin sempat kita ajukan Perbup, tapi tampaknya tidak terkejar dan kita cabut. Jadinya dibuatkan Juknis dalam SPMB ini," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Pelalawan, Leo Nardo kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (13/6/2025).
Leo Nardo menyampaikan, seluruh sekolah telah memahami Juknis SPMB yang merupakan pengganti sistem lama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Hanya saja, sebagian besar sekolah masih menggunakan sistem manual. Pendaftaran dengan mengambil formulir ke sekolah dan mengisi persyaratan serta mengembalikan dokumen kembali. Cuma beberapa sekolah yang menerapkan sistem pendaftaran online
"Terkait daya tampung untuk SD dan SMP aman. Jadi sebenarnya tidak ada persoalan, jika berjalan sesuai prosedurnya," papar Leo Nardo.
Lebih lanjut diterangkannya, daya tampung SMP di Pelalawan mencapai 7.224 siswa dengan 214 ruangan.
Baca juga: Jadwal SPMB SMA Sederajat di Pelalawan, Cek Daya Tampung SMAN Bernas dan SMAN 1 Pangkalan Kerinci
Baca juga: Puncak Kemarau Diprediksi Awal Juli, BPBD Pelalawan Lanjutkan Pengecekan Sarpras Damkar Perusahaan
Sedangkan daya tampung SD sebanyak 11.368 dengan 386 lokal. Jumlah terbanyak ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Kuras.
Disdikbud menilai pihaknya perlu melakukan pengawasan ke beberapa sekolah SMP yang pelamarnya sering membludak.
Lantaran menjadi sekolah favorit para calon siswa dengan pertimbangan jarak tempuh yang dekat dan berada di tengah perkotaan, yaitu Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pangkalan Kuras.
Dua kecamatan ini sering muncul persoalan dalam penerimaan Murid baru setiap tahun ajaran baru.
Ia merincikan, di Pangkalan Kerinci ada 6 SMP negeri yakni SMPN 1 sampai SMPN 5 ditambah SMP Binsus Bernas.
Namun selama ini calon siswa fokus mendaftar ke SMPN 1, SMPN 5, dan SMPN Bernas atas pertimbangan letak dan akses transportasi. Padahal SMPN 2, SMPN 3, dan SMPN 4 masih bisa menampung sesuai dengan daerah tempat tinggal.
| Dana Belum Cair, SMA Swasta di Kampar Ini Masih Bebankan Biaya ke Siswa Baru Jalur Bosda Afirmasi |
|
|---|
| Siswa Kurang Mampu Dijanjikan Sekolah Gratis Lewat Bosda Afirmasi, Tapi Pembayaran Diangsur |
|
|---|
| Anggaran Bosda Belum Cair, Sekolah Swasta di Duri Harus Talangi Biaya Siswa Afirmasi |
|
|---|
| Sekolah Swasta Penampung Siswa Afirmasi Bosda dari Pemprov Riau Bingung Anggaran Tunda Bayar |
|
|---|
| Peminat Bosda Afirmasi SMA/SMK Swasta di Riau Sepi, Masih Tersisa Kuota 2 Ribu Lebih Kursi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Leo-Nardo-plt-kadisdik-pelalawan.jpg)