Berita Viral

SOSOK Misri Bongkar Pembunuhan Brigadir Nurhadi: Cemburu, Ekstasi, dan Dua Perwira Jadi Tersangka

Adapun keterlibatan Misri dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi ini berawal atas ajakan Kompol I Made Yogi Purusa Utama.

Kolase Istimewa
Kompol I Made Yogi Purusa Utama, mantan Kasat Narkoba Polres Mataram, diduga terlibat kasus pembunuhan anggota Propam Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigadir Muhammad Nurhadi. Polisi lain yang turut ditahan dalam perkara ini ialah Ipda Haris Chandra. Ia ada di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu ada seorang perempuan bernama Mistri Puspitasari alias M (23) asal Jambi turut ditahan. Misri Puspitasari diduga teman dari Kompol Yogi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sosok Misri Puspitasari, atau M, kini menjadi sorotan utama.

Ia adalah tersangka wanita yang ditahan dalam kasus misterius kematian Brigadir Nurhadi di sebuah vila di Gili Trawangan.

Misri, yang akan berusia 24 tahun pada November 2025 mendatang, ternyata berasal dari latar belakang yang jauh dari sorotan.

Melansir Tribunnewsbogor.com, Misri diketahui berasal dari keluarga sederhana.

Ia adalah seorang anak yatim, dengan almarhum ayahnya yang berprofesi sebagai buruh dan penjual ikan.

Setelah ayahnya meninggal, Misri lah yang menjadi tulang punggung keluarga menanggung biaya hidup ibu dan lima saudaranya.

Atas kasus kematian Brigadir Nurhadi, Misri kini ditetapkan sebagai tersangka bersama Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

Adapun keterlibatan Misri dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi ini berawal atas ajakan Kompol I Made Yogi Purusa Utama.

Saat itu, Misri tengah berada di Bali.

Pengakuannya itu disampaikan melalui kuasa hukumnya, Yan Mangandar.

Baca juga: Remaja 18 Tahun di Perawang Siak Ajak Anak di Bawah Umur Tidur di Hotel, Dipergoki Kerabat

Baca juga: Hakim Heran Istri Ajudan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Ngaku Jual Kambing untuk Beli Tas Mewah

"M saat itu kebetulan lagi di Bali. M ke Lombok diajak liburan Kompol YG," jelas Yan, dilansir dari Tribunlombok.com, Selasa (8/7/2025). 

Yan menyebut ajakan liburan itu selama dua hari yakni pada 16-17 April 2025. 

Selain akomodasi dan transportasi, Misri juga bahkan diberi imbalan Rp10 juta untuk menemani Yogi. 

Misri menyanggupi ajakan Yogi dan datang ke Lombok dari Bali menggunakap kapal cepat. 

Dia tiba di Pelabuhan Senggigi, Lombok Barat pada Rabu (16/4/2025) dan dijemput Yogi bersama sopirnya, Brigadir Nurhadi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved