DPRD Riau Akan Panggil KONI dan Atlit Terkait Kisruh Bonus PON 2024
DPRD Riau ingin melihat secara jelas terkait Peraturan Gubernur (Pergub) untuk pemberian bonus bagi atlit PON yang berprestasi tersebut.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
"Ini yang kita tidak mau. Maaf ya, kita sudah berjuang habis-habisan di PON. Latihan pagi-sore hari. Kita bertaruh nyawa dan cedera saat latihan dan pertandingan," kata Marcos.
"Tolong hargai perjuangan para atlet dan pelatih yang mengharumkan nama Riau di level nasional," tambahnya.
Dalam Pergub yang berlaku, besaran bonus bagi atlet berprestasi di level PON yakni maksimal Rp 300 untuk satu keping emas.
Pada PON 2021 Papua, atlet Riau menerima Rp 250 juta untuk satu keping emas.
Nah, bila bonus PON 2034 diterima para atlet dan pelatih sesuai anggaran yang ada saat ini, maka atlet berprestasi meraih Rp 129 juta untuk satu keping emas. Penurunan jauh dibanding realisasi bonus PON 2021 dan juga yang diatur Pergub yang berlaku.
Marcos makin miris bila besaran bonus PON 2024 dibagikan, maka Riau lah yang paling kecil bonusnya se Nasional. Sebab propinsi lain lebih tinggi lagi.
"Kalau ini dibagikan, kita paling kecil," katanya.
(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)
| DPRD Riau Ungkap Bebasnya Peredaran Narkoba di Rohil: Amukan Warga Itu Alarm Serius |
|
|---|
| Daerah Lain Sudah, Pemprov Riau Didesak Berlakukan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Awal |
|
|---|
| Sidak ke UPT Peralatan Dinas PUPR, Dewan Riau Minta Alat Berat Harus Bisa Naikkan Retribusi |
|
|---|
| Minyakita Bebas Dijual di Atas HET, DPRD Riau Sebut Diduga Ada 'Permainan' Supplier |
|
|---|
| Anggota DPRD Riau Harap Anak Putus Sekolah dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Perhatian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-Komisi-V-DPRD-Riau-Abdul-Kosim.jpg)