Setiap Tahun 1.600 Kasus Perceraian, Pekanbaru Hadapi Ancaman Rapuhnya Keluarga Muda
Pekanbaru sebagai salah satu daerah dengan kasus perceraian yang cukup tinggi di Provinsi Riau lebih dari 1.600 pasangan
Bahkan, berdasarkan data terakhir tahun 2024, dari 8.000 kasus perceraian di Provinsi Riau, sebanyak 1.600 di antaranya terjadi di Pekanbaru.
Marzai menambahkan, peran BP4 sangat krusial dalam memberikan penyuluhan dan mediasi kepada pasangan yang mengalami konflik rumah tangga.
Selain BP4, Kemenag juga menggandeng lembaga lainnya seperti Aisyiyah, Wanita Islam, Muslimat NU, dan Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU dalam program bimbingan perkawinan.
Ketua 1 BP4 Provinsi Riau, Zamri, yang turut hadir dalam pelantikan juga menyampaikan keprihatinannya atas tingginya angka perceraian, yang menurutnya didominasi oleh persoalan ekonomi rumah tangga dan disharmonisasi.
Ia menyebut hal ini sebagai "alarm moral" yang menunjukkan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi sosial masyarakat.
Zamri menekankan bahwa pengurus BP4 memegang tanggung jawab besar, bukan hanya sebagai penasihat, tetapi juga sebagai mediator dan pendamping dalam memulihkan keharmonisan keluarga.
Ia berharap BP4 bisa menjadi pilar strategis pemerintah daerah dalam membangun tatanan sosial yang sehat dan harmonis.
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)
| Data BPS 2025: Angka Perceraian di Riau 8085 Kasus, Kota Pekanbaru Paling Tinggi |
|
|---|
| Ini Alasan Arkana Diasuh Ridwan Kamil Usai Cerai dengan Atalia Praratya |
|
|---|
| Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai, Gugatan Dikabulkan Pengadilan |
|
|---|
| Raisa Hadiri Sidang Cerai Bikin Kuasa Hukum Kaget, Padahal Kondisi Masih Berkabung |
|
|---|
| Sidang Cerai Na Daehoon Ditunda 2 Desember, Jule Tak Hadir di Sidang Perdana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Badan-Penasihatan-Pembinaan-dan-Pelestarian-Perkawinan.jpg)