Oknum TNI AL Aniaya Warga

DPRD Riau Harap Kasus Pria yang Tewas Dianiaya Oknum Anggota TNI AL di Pekanbaru Diusut Tuntas

Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus pemukulan warga oleh oknum TNI AL di Pekanbaru.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: M Iqbal
istimewa
Korban Gunawan Santosa saat menjalani perawatan di rumah sakit 

Informasi Tribunpekanbaru.com, oknum marinir itu bertugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Luka di kepala Suprianto memang mengering tapi kenangan saat itu takkan terlupa.

Ia menceritakan kejadian naas yang dialaminya adegan demi adegan.

Senjata api MZ ternyata sempat dihujam ke kepala Suprianto.

"Kami sempat dipukul dengan senjata, saya merasakan sekali dipukul di bagian atas kepala," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com.

Dirinya tidak bakal melupakan wajah MZ ketika dengan beringas yang menghajar Suprianto dan almarhum Gunawan akibat dituduh mencuri buah sukun.

Ia menjelaskan bahwa keduanya tidak terbukti mencuri buah sukun tersebut.

Mereka akhirnya dilepas polisi setelah sempat diamankan karena dituduh mencuri buah sukun.

"Tak ada yang melapor, kalau memang ada yang melapor tentu kami ditangkap saat itu juga," ujarnya.

Pria itu menuturkan waktu kejadian keduanya sedang berjalan dan melihat buah sukun.

Mereka pun mengambil buah itu lantas ada yang menanyai sehingga keduanya pun menuju rumah MZ untuk meminta maaf.

"Kami langsung minta maaf karena tidak tahu buah itu beliau yang punya kan," paparnya.

Keduanya tidak cuma kena interogasi oleh MZ. Namun MZ sempat mengancam keduanya agar jangan pergi dari rumahnya.

"Langsung ditodong kami pakai pistol, dia bilang kalau pergi kami langsung dia tembak kami," tuturnya.

Saat kejadian tersebut, keduanya tidak bisa pergi dari rumah karena kunci sepeda motor juga dirampas MZ yang marah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved