Berita Nasional
Berulang Kali Tes tapi Gagal, Pemuda Ini Nekat Pakai Seragam TNI: Pangkatnya Kapten
Arief akhirnya mengaku bahwa aksinya dipicu rasa frustasi setelah berulang kali gagal lolos seleksi masuk TNI.
Banyak orang memimpikan menjadi bagian dari TNI sejak kecil—baik karena ingin mengabdi kepada negara, terinspirasi dari keluarga yang militer, atau sekadar menganggap profesi tentara sebagai kehormatan. Gagal mewujudkan cita-cita semacam itu bisa menimbulkan kekecewaan mendalam.
2. Tekanan dari Keluarga atau Lingkungan
Beberapa orang merasa “didorong” oleh keluarga untuk masuk TNI. Ada ekspektasi tinggi yang harus dipenuhi, dan ketika gagal, mereka bisa merasa mengecewakan orang lain—menambah beban mental dan rasa gagal pribadi.
3. Persiapan yang Berat dan Melelahkan
Proses seleksi masuk TNI sangat ketat: mulai dari tes fisik, psikologi, kesehatan, hingga mental ideologi. Banyak calon peserta menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya besar untuk mempersiapkan diri. Ketika gagal, semua usaha itu terasa sia-sia, dan ini bisa memicu frustrasi.
4. Kurangnya Alternatif atau Rasa Kehilangan Arah
Beberapa orang menaruh seluruh harapannya hanya pada satu jalan—menjadi anggota TNI. Ketika gagal, mereka mungkin belum menyiapkan rencana cadangan, sehingga merasa bingung dan tidak tahu harus ke mana lagi melangkah.
5. Harga Diri dan Identitas Diri
Ada juga yang merasa bahwa menjadi anggota TNI akan memberikan status sosial tertentu. Gagal masuk bisa dianggap sebagai pukulan terhadap harga diri, terutama jika sebelumnya sudah “diumbar” ke lingkungan sekitar.
Frustrasi semacam ini bisa berujung pada tindakan nekat atau irasional, seperti yang dilakukan oleh Arief. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan keluarga untuk memberikan dukungan mental dan mendorong anak muda agar tetap membuka banyak jalan lain untuk berkarya, bukan hanya satu.
Kritis Akibat Dilempar Helm oleh Polisi, Violent Agara Ternyata Bukan Siswa Bermasalah |
![]() |
---|
DPR RI Sahkan Kementerian Haji dan Umrah, Andalan Prabowo Ini Digadang-gadang Jadi Menterinya |
![]() |
---|
Kritik Rektor UGM, Mahfud MD Minta Ova Emilia Tak Bela Mati-matian Ijazah Jokowi |
![]() |
---|
Purn Polri Ini Sakit Hati Dengar Ucapan Ahmad Sahroni: Kalau Masyarakat Disebut Tolol, Saya Termasuk |
![]() |
---|
Firdaus Oiwobo Dirikan Ormas Termul Demi Bela Jokowi: Bakal Dapat Jabatan Apa? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.