Senin, 8 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Pekanbaru

Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kondisi ini terjadi akibat pasokan ke Bulog yang hanya 20 persen dari kuota yang ada.

Tayang:
Penulis: Fernando | Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru/Fernando
Minyakita dipajang pedagang di Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru. 
Ringkasan Berita:
  • Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.
  • Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kondisi ini terjadi akibat pasokan ke Bulog yang hanya 20 persen dari kuota yang ada.

 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.

Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan kondisi ini terjadi akibat pasokan ke Bulog yang hanya 20 persen dari kuota yang ada.

"Kalau mereka dapat dari bulog, pedagang bisa menjual sesuai HET. Kalau mereka tidak dapat pasokan dari bulog, mereka jual dengan harga tinggi," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/5/2026).

Hal tersebut masih menjadi keluhan dari pedagang maupun dari warga.

Baca juga: Operasi Pasar Bakal Digelar Untuk Cegah Gejolak Harga Minyakita di Pasaran

Baca juga: MinyaKita Masih Langka di Pekanbaru, Ketua DPRD Warning Disperindag Soal Penting Ini

 Ia mengingatkan agar dinas terkait bisa melakukan koordinasi dan langkah antisipasi kenaikan harga.

Dirinya mengingatkan agar dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Bulog mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan.

"Kami akan terus mengantisipasi lonjakan harga lewat pasar murah, serta menjaga kesenjangan harga bahan pangan," ujarnya.

Agung juga memastikan harga bahan pangan di pasaran secara umum masih stabil.

Tim dari dinas terkait sudah melakukan pengawasan terhadap harga bahan pangan di pasaran.

"Untuk harga bahan pangan seperti bawang merah, beras dan lainnya, tidak ada kenaikan harga yang signifikan," paparnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved