Jumat, 15 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berantas Narkoba di Riau

Penanganan Narkoba di Riau Jadi Sorotan, Warga Harap Polisi Berantas Tuntas hingga ke Akarnya

Terkait harapanya pada pemberantasan narkoba, Astrid berharap pemangku kebijakan sebaiknya benar-benar tegas

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat | Editor: Firmauli Sihaloho
pexels/MART PRODUCTION
ILLUSTRASI Penyalahgunaan Narkoba libatkan 13 kepala desa di Lahat 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terkait peredaran narkoba di Provisi Riau, warga mengharapkan adanya tindakan tegas hingga ke akarnya. Bahwa peredaran narkoba sudah mengkhawatirkan sebab menyentuh pada generasi muda.

Astrid , warga jalan Simpang Tiga kepada Tribunpekanbaru.com mengungkapkan keresahannya terkait peredaran narkoba. Menurutnya, pengungkapan narkoba harus dilakukan maksimal. 

Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan hingga ke bandarnya. Agar peredaran narkoba bisa diputus. 

"Yang harus dihabiskan itu bandarnya, tapi sampai saat ini pihak APH juga kesulitan membasmi para bandar narkoba tersebut," ujarnya

Menurut Astrid, sekarang ada lagi tipe baru peredaran narkoba. Dimana penyebarannya melalui mainan anak-anak yang terbuat dari bola yang di isi cairan narkoba. 

" Ada lihat d medsos beberapa waktu lalu, mainan tersebut di datangkan dari negara tetangga. Yang dikhawatirkan itu cara penyebarannya yang sudah bervariasi, bahkan dibuat dalam bentuk mainan anak-anak" ungkap Astrid.

Baca juga: Polwan di Maluku Digerebek bersama Pria Lain, Berawal dari Laporan Sang Suami yang Juga Brimob

Baca juga: Sebotol Pertalite Capai Rp 30 Ribu, Warga di Pesisir Pelalawan Sulit Dapatkan BBM Subsidi

Sebagai orangtua, Astrid mengatakan bahwa dengan pola penyebaran tersebut tentu menjadi khawatir. Apalagi dengan target anak-anak. 

"Namanya anak-anak mana tau kalau mainan yang dipegangnya itu berbahaya.. karena itu sebagai orang tua, kita harus kontrol dan waspada juga dengan jenis mainan anak-anak tersebut," ujar Astrid.

Terkait harapanya pada pemberantasan narkoba, Astrid berharap pemangku kebijakan sebaiknya benar-benar tegas dalam menegakkan hukuman bagi pemilik bandar danpengedar narkoba.

"Hukumannya tegas seumur hidup kalau belum siap menerapkan hukuman mati," pungkasnya.

Harapan soal pemberantasan narkoba juga disampaikan oleh Wina, warga Jalan Bukit Barisan. Kepada Tribunpekanbaru.com ia mengatakan bahwa peredaran narkoba masih terjadi karena tidak ketidaktegasan penegak hukum.

Menurut Wina, harusnya narkoba itu jadi atensi serius. Karena hanya dengan fokus yang benar-benar serius bandar bisa ditangkap.

"Selama ini memang dikatakan narkoba kasus yang jadi perhatian. Tapi kan gak diseriuskan. Makanya narkoba terus ada," ujarnya 

Dengan kabar polisi yang mengungkap kasus narkoba dengan jumlah yang banyak, Wina mengatakan, polisi sedang serius. Tapi tetap saja itu hanya akan terlihat satu ninggu kedepan.

"Nanti seminggu kemudian sudah lupa lagi. Narkoba marak lagi. Makanya butuh perhatian dan keseriusan. Biar ada kewajiban yang nyata bagi penegak hukum untuk melakukan penindakan narkoba," ujarnya. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved