Melayu Crackers: Berawal dari Eksperimen Dapur Sederhana
Ide keripik kulit ikan patin Melayu Crackers pertama kali muncul di benak Yulia Delsi pada 2018.
Yuli Meliani sebelumnya menyampaikan bahwa BRI sering memberi pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha yang tergabung di Gerai Sangsa. Di antaranya digitalisasi dan pemanfaatan akal imitasi atau artificial intelligence.
Para pelaku usaha di gerai tersebut juga dilatih mengemas produk dengan baik. Selain itu, diajak mengikuti sejumlah event lokal maupun nasional. Baik pameran-pameran maupun program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR.
Ada juga pelatihan pemanfaatan lokapasar atau e-commerse guna memperluas jangkauan pasar. Di samping itu, pihak BRI kerap memesan berbagai produk yang dijual di Gerai Sangsa. Sehingga pelaku usaha yang tergabung di dalamnya sangat terbantu.
Diterangkan Department Head Ultra Micro BRI Region 2 Pekanbaru, Widia Apriani, akhir April lalu, program Klasterku Hidupku merupakan cara BRI mendorong kemajuan pelaku UMKM.
Klaster Usaha seperti Gerai Sangsa, dimana Melayu Crackers terlibat merupakan kelompok yang terbentuk berdasarkan kesamaan kepentingan, kondisi lingkungan dan/atau keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.
Dia bilang, Klaster Usaha BRI memiliki tiga kriteria. Yaitu, jumlah pelaku usaha yang terkumpul minimal delapan orang, bisa sudah atau belum terbentuk asosiasinya. Bila belum, menjadi tugas Mantri BRI untuk membentuk asosiasi tersebut.
Klaster Usaha yang dibentuk juga memiliki kesamaan wilayah antarpelaku usaha. Seperti, RT, RW, desa, dan pasar. Bisa juga kesamaan wilayah yang terikat pada perjanjian kerja sama dengan perusahaan inti atau plasma. Terakhir, memiliki usaha atau komoditas sejenis.
Di etalase-etalase Gerai Sangsa, Melayu Crackers bersanding dengan keripik tempe, kerupuk singkong, kerupuk cabe, gula merah, madu, hingga Sambal Empat Sungai dan Ayam Ungkep Ibu Yuli yang jadi andalan.
(Tribunpekanbaru.com/Hendra Efivanias)
| Libur Panjang Idul Adha, Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Menurun Dibanding Hari Biasa |
|
|---|
| Alfin Pilih Naik Bus karena Tiket Pesawat Mahal, Warga Pekanbaru Beralih ke Transportasi Darat |
|
|---|
| Siap-siap, Penindakan Truk ODOL di Pekanbaru Bakal Berlanjut ke Ruas Jalan Lainnya |
|
|---|
| Lokasi Pengembangan TPA Muara Fajar II Pekanbaru Bakal Terapkan Sanitary Landfill |
|
|---|
| Peluncuran SAPTA RASA ARYADUTA Pekanbaru: Eksplorasi Cita Rasa Autentik dalam Satu Sajian Istimewa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/MELAYU-CRACKERS.jpg)