Rabu, 27 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Seleb

Timothy Ronald, Sang Raja Krypto Dilaporkan ke Polisi, Kerugian Capai Rp 200 Miliar

Timothy Ronald, influencer yang dijuluki sebagai Raja Kripto resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
tangkap layar/YouTube/Timothy Ronald
DIPOLISIKAN- Nama Timothy Ronald kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Dikenal sebagai influencer sukses dan investor muda berbakat, pria yang dijuluki Raja Kripto ini justru dikabarkan tersandung masalah hukum. Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. 

Bagi yang mau berlangganan, maka wajib membayar sebesar Rp17 juta agar dapat memperoleh akses seluruh fitur dari Akademi Crypto selama setahun.

Di sisi lain, Akademi Crypto juga memiliki akun medsos seperti Instagram, TikTok, dan YouTube dengan pengikut di atas 200 ribu orang.

Bahkan, akun Instagram Akademi Crypto memiliki 1 juta pengikut.

Timothy sempat mengklaim bahwa hadirnya Akademi Crypto disambut positif oleh member yang sudah bergabung.

Baca juga: Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Penipuan Trading Kripto, Nama Timothy Ronald Terseret

Dia juga mengaku sudah ada 2.000 orang yang telah berlangganan.

Ia turut membantah bahwa Akademi Crypto merupakan platform yang menjurus ke penipuan investasi.

"Kita tanyain ke hampir sekitar 2.000 manusia yang belajar di Akademi Crypto. Satu pun nggak ada yang nyacat," katanya dikutip dari YouTube Timothy Ronald.

Timothy lalu turut memperlihatkan member yang mengaku telah mengalami keuntungan ketika berinvestasi di kripto usai berlangganan Akademi Crypto.

"Nih udah ada yang return (untung) gara-gara subscribe Akademi Crypto," ujarnya.

Di sisi lain, Timothy dan Kalimasada sempat bertemu dengan para member Akademi Crypto yang ditayangkan di kanal YouTube miliknya pada 20 September 2025.

Dalam pertemuan itu, banyak member yang mengaku mengalami keuntungan ratusan juta hingga miliaran rupiah setelah belajar terkait kripto di Akademi Crypto.

Bahkan, ada salah satu member yang mengaku sebagai karyawan IT sudah memperoleh keuntungan hingga Rp2 miliar setelah berinvestasi kripto.

"Ya walaupun saya cuma karyawan IT gajinya 7-8 juta, tapi sekarang sudah megang sampai Rp2 miliar lah. Walaupun itu juga masih sedikit sih," ujarnya.

Timothy pun menyebut ketika berinvestasi kripto, maka tidak mungkin mengalami kerugian.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved