Siak

Sudah Sepekan 200 Pekerja KAK di Siak Mengungsi, Ini Penyebabnya

Sebanyak 200 orang pekerja dari perusahaan perkebunan Koperasi Air Kehidupan (KAK) mengungsi di kompleks kantor kepala kampung Sam-sam.

Sudah Sepekan 200 Pekerja KAK di Siak Mengungsi, Ini Penyebabnya
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sebanyak 200 orang pekerja dari perusahaan perkebunan Koperasi Air Kehidupan (KAK) mengungsi di kompleks kantor kepala kampung Sam-sam, kecamatan Kandis, kabupaten Siak.

Ternyata pengungsian tersebut sudah berlangsung sejak sepekan lalu.

Sebab, para pekerja ini sudah diberhentikan secara sepihak, serta dilarang tinggal di mes/rumah yang disediakan pihak KAK tersebut.

"Rumah yang disediakan untuk kami awalnya memang sebagai rumah karyawan, sudah dikosongkan. Kami sempat membangun tenda di sekitar perkebunan, karena terus diusir akhirnya kami mengungsi dulu di sini," kata Hasibuan, salah seorang eks pekerja KAK tersebut, Selasa (6/3/2018).

Hasiabuan mengaku, pihaknya di PHK oleh KAK secara sepihak, tanpa ada alasan yang jelas. Sementara hak-hak mereka sebagai karyawan belum dipenuhi oleh pihak manajemen KAK.

"Karena kami hanya membentuk serikat pekerja. Manajemen tidak berkenan kami masuk ke perusahaan. Kemudian kami di mutasi jauh-jauh, suami dan istri terpisah," kata dia.

Akibat itu, manajemen mengeluarkan peraturan yang mengikat, yakni pelarangan pekerja memasuki serikat pekerja.

Hal tersebut diprotes oleh para pekerja, yang membuat mereka di PHK sepihak.

"Tanpa ada surat peringatan I atau II, kami sudah di PHK. Saat kami bertahan mereka memaksa mengosongkan mes, dan mengusir kami,"kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help