Geram Dengar Pegawai RSUD Pesta Narkoba, Bupati Harris Keluarkan Ancaman Ini, Tak Ada Ampun!

Empat pegawai RSUD Selasih Pangkalan Kerinci yang digerebek Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan

Geram Dengar Pegawai RSUD Pesta Narkoba, Bupati Harris Keluarkan Ancaman Ini, Tak Ada Ampun!
tribunpekanbaru/johanes
Bupati Pelalawan HM Harris 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Empat pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci yang digerebek Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan pada Selasa (6/3/2018) pekan lalu telah sampai ke telinga Bupati Pelalawan, HM Harris.

Bupati Harris mengaku cukup geram dengan kelakuan para pegawai yang mengkonsumsi narkoba di ruang radiologi RSUD Selasih.

Baca: MIRIS. . . 15 Fakta Mengejutkan Remaja 13 Tahun Melahirkan di Kampar, Mulai Tunjukan Titik Terang

Meskipun tidak ada barang bukti yang diamankan saat penggerebekan dan keempat pegawai itu tak ditahan, namun kejadian itu sangat jelas mencoreng wajah pemda.

"Saya sudah panggil kepala RSUD kemarin dan saya perintahkan berikan sanksi yang tegas. Supaya mereka jera makai narkoba," kata Harris dengan nada sedikit menggi, Senin (12/3/2018) usai coffee morning bersama pejabat.

Harris menyatakan, keempat pegawai itu dijatuhi sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Baca: Pascaserangan Harimau, Seratusan Warga Desa Pulau Muda Berangkat ke Pelangiran, Tuntut Hal Ini

Untuk yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) diberikan sanksi berdasarkan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dijalankan Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKP2D).

Ketiga pegawai RSUD yang berstatus PNS tak akan diberikan jabatan apapun, baik struktural maupun fungsional.

"Kan ada satu orang yang pegawai honor itu. Tak ada ampun, saya minta dia diberhentikan," tandas Harris.

Selama ini pemda sudah optimal dalam melakukan sosialisasi larangan penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai.

Namun sepertinya tidak diindahkan dan masih banyak pegawai yang mengkonsumsi barang haram tersebut. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved