Siak

TKI Asal Siak Terkatung-katung di Taiwan, Kondisinya Memprihatinkan, Tak Jelas Kapan Dipulangkan

Rencana pemulangan TKI ilegal asal kabupaten Siak, Dedi Putra belum jelas. Karena belum ada maskapai yang berani menanggung risiko

TKI Asal Siak Terkatung-katung di Taiwan, Kondisinya Memprihatinkan, Tak Jelas Kapan Dipulangkan
Facebook/Siti Khadijah
Dedi Putra TKI asal Siak Riau dirawat di sebuah rumah sakit Taiwan. Diduga ia korban kekerasan 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK- Rencana pemulangan TKI ilegal asal kabupaten Siak, Dedi Putra belum jelas.

Karena belum ada maskapai yang berani menanggung risiko untuk menerbangkan calon penumpang dalam keadaan sakit semacam Dedi Putra.

Baca: TERUNGKAP, Sopir Ugal-ugalan, Tabrak Satu Keluarga, Salah satunya Nenek, Jasadnya Ditemukan Disini

Baca: Tabrak Satu Keluarga, Sopir Kabur Hingga 15 Kilometer, Kaget, Dalam Bak Mobil Ada Jasad Korban

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Siak sudah menerima salinan surat Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan, Selasa (13/3/2017).

Dalam surat itu dinyatakan, WNI yang tidak mengantongi izin kerja di Taiwan tidak hanya Dedi seorang. Melain ada 2 orang lagi yang menjadi teman Dedi di Taiwan.

Namun kedua temannya tersebut dalam keadaan sehat sehingga dapat dideportasi ke Indonesia.

Melalui surat itu, kepala Distransnaker Siak, Amin Budyadi menjelaskan, Dedi Putra yang lahir pada 1 maret 1991, adalah pemegang Paspor RI nomor B 1574601 yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Siak tanggal 5 maret 2015. Paspor itu berlaku sampai tanggak 5 agustus 2020.

"Yang bersangkutan memang ada di Taiwan saat ini, dalam kondisi dirawat terkait kesehatan mental. Yang bersangkutan ada di Rumah Sakit Ministry of Helath and Welfare Nantou, Taiwan. Ini informasi langsung yang kami terima dari Taiwan," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved