Padang

Kecelakaan Maut Mobil Travel di Baso, 3 Orang Tewas Setelah Tabrak Mobil Angkut Pupuk

Kecelakaan maut terjadi di KM 16, Bukittinggi-Payakumbuh, tepatnya di Labuah Luruih, Jorong Baruah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Agam

Kecelakaan Maut Mobil Travel di Baso, 3 Orang Tewas Setelah Tabrak Mobil Angkut Pupuk
istimewa
Kecelakaan maut terjadi di KM 16, Bukittinggi-Payakumbuh, tepatnya di Labuah Luruih, Jorong Baruah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Agam, Senin (16/4/2018) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kecelakaan maut terjadi di KM 16, Bukittinggi-Payakumbuh, tepatnya di Labuah Luruih, Jorong Baruah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Agam, Senin (16/4/2018) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB.

Mobil travel jurusan Padang-Pekanbaru jenis Kijang Innova warna putih bernomor polisi BM 1796 JU yang datang dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi, bertabrakan dengan Truk Hino nomor polisi BA 8330 AO bermuatan pupuk yang datang dari arah yang sama.

Sopir travel bernama Junaidi dan dua orang penumpangnya yang diketahui bernama Aribawa ST dan Dimas Surya Dinata, dinyatakan meninggal.

Sedangkan penumpang lainnya bernama Nur Hidayat, Syahrul dan Walmursalati Urfa, mengalami luka ringan.

"Ketiga korban itu meninggal akibat benturan yang cukup keras. Bahkan, bagian depan travel itu ringsek setelah menabrak bak truk dari arah belakang," kata Kanit Laka Polres Bukittinggi Ipda Efendi yang dihubungi tribunpadang.com dari Padang, Senin malam.

Baca: Suguhkan Koreografi, Penampilan Arif Asal Sumbar Dapat Standing Ovation Seluruh Dewan Dangdut

Baca: Kompetisi Liga 2 Diundur, Manajer Semen Padang FC: Kami Tak Masalah Tapi Publik Mungkin. . .

Baca: Parkir Mobilnya di Depan Hotel, Pelaku Jambret di Padang Justru Rampas Handphone Driver Ojek Online

Saat ini, katanya, pengemudi truk sudah diamankan di Unit Laka Polres Bukittinggi, termasuk dua kendaraan yang terlibat tabrakan.

Dugaan sementara, kecelakaan maut itu disebabkan oleh kelalaian sopir travel yang mengemudikan kendaraan terlalu kencang tanpa memperhatikan kendaraan yang ada di depannya.

"Peristiwa kecalakaan maut itu sudah kami catat dalam laporan Polisi Nomor : LP/48 /IV/LL/2018, tanggal 16 April 2018. Kecelakaan itu juga menyebabkan kerugian materil mencapai Rp50 juta," pungkas Efendi.(*).

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved