Rokan Hulu

Polres Rohul Ungkap Peredaran Narkoba yang Melibatkan Oknum Dirut BPR

Polres Rohul menggelar konfrensi pers terkait dengan pengungkapan kasus narkoba. Kasus ini sendiri melibatkan oknum Dirut perusahaan daerah

Polres Rohul Ungkap Peredaran Narkoba yang Melibatkan Oknum Dirut BPR
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma
Ekspose pengungkapan narkoba oleh Polres Rohul, Kamis (9/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Polres Rokan Hulu (Rohul) melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Rokan Hulu (Rohul), menggelar Konfrensi pers terkait pengungkapan kasus Narkoba.

Dimana, pada Konfrensi pers yang dilaksanakan di Mapolres Rohul, Kamis (9/8/2018), ini langsung dipimpin oleh Kapolres Rohul, AKBP. M. Hasyim Risahondua, didampingi Wakapolres Kompol Willy, serta Kasat narkoba AKP Masjang.

Baca: Emas dan Uang Nenek Kamarinah Ludes Digondol Maling, Modus Pelaku Mengaku Tim Bedah Rumah

Pada konferensi Pers tersebut, AKBP Hasyim mengungkapkan, pada Konferensi Pers kali ini, membahas terkait pengungkapan kasus Narkoba yang melibatkan Direktur Utama Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (Dirut PD BPR) inisial JA (41).

Baca: Maju Bersama Jokowi di Pilpres 2019, Mahfud MD: Saya Diminta Siapkan Baju

Ia menambahkan, Pengungkapan kasus narkoba dua LP ini merupakan pengembangan, salah satu tersangka merupakan dirut dari PD BPR.

Lebih lanjut dijelaskanya, JA merupakan warga Jalan Kuini Lingkungan Harapan Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul atas indikasi terlibat peredaran Narkoba pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 11.40 WIB, di SLB Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu‎.‎

Baca: Polisi di Dumai Dapati Paket Sabu-Sabu yang Disembunyikan di Dalam Sepatu Futsal

Dirinya menerangkan, penangkapan JA merupakan hasil pengembangan dari pelaku inisial JS (35) yang lebih dulu ditangkap di rumahnya Lingkungan Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu.‎

Kapolres Rohul AKBP Hasyim mengatakan usai gelar perkara, polisi menetapkan JA dan JS sebagai tersangka dalam perkara dugaan kepemilikan barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu lebih kurang 14 gram, dan daun ganja kering 37 gram.

Baca: Hasil Babak 1 Timnas U-16 Thailand vs Myanmar di Piala AFF U-16 2018, Skor Sementara 0-0

Diakuinya, sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, Kepolisian diberi waktu 7 hari sejak penangkapan untuk menetapkan status tersangka.

‎"Hari ini keduanya sudah kita tetapkan tersangka, dan secepatnya akan kita kirim SPDP nya ke penuntut umum (Kejari Rohul)," imbuhnya.

Baca: Sejumlah Tokoh Disiapkan Hadapi Tim Kemsos Memeverifikasi Kepahlawanan Mahmoed Marzuki

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help