Kampar

Listrik PJU Nunggak Rp 20 Miliar, Siap-siap Jalanan Bangkinang Kota Gelap Gulita Malam Ini

pemutusan sementara dilakukan pada Senin (19/11/2018) malam. Pemutusan sementara terhadap PJU yang bermeteran.

Listrik PJU Nunggak Rp 20 Miliar, Siap-siap Jalanan Bangkinang Kota Gelap Gulita Malam Ini
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Masyarakat Bangkinang Kota tampaknya harus kembali merasakan jalanan yang gelap gulita. Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memutus arus lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Manajer PLN Rayon Bangkinang, Garibaldi Usmawadi mengungkapkan, pemutusan sementara dilakukan pada Senin (19/11/2018) malam. Pemutusan sementara terhadap PJU yang bermeteran.

"Pemutusan sementara, (PJU) yang pakai meterisasi aja. Non-meterisasi belum," kata Garibaldi, Senin sore.

Baca: Bantuan ke Korban Banjir Belum Disalurkan, BPBD Kampar : Belum Ada Laporan dari Camat

PJU bermeteran kebanyakan di wilayah Bangkinang. Sedangkan yang tidak bermeteran lebih banyak tersebar di luar Bangkinang.

Garibaldi mengatakan, pemutusan sementara dilakukan bertahap. Pemutusan PJU bermeteran dan non-meterisasi tidak mungkin dilakukan sekaligus.

Menurut Garibaldi, pemutusan terpaksa dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Kampar menunggak sekitar Rp. 20 miliar sejak Maret 2018. "Tunggakan delapan bulan," katanya.

Garibaldi menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi beberapa kali dengan Pemkab Kampar. Bahkan dengan Sekretaris Daerah. Namun Pemkab tidak memberi kepastian soal pembayaran tunggakan.

Baca: SImpang Jalan DI Panjaitan-Singingamangaraja Kampar Langganan Banjir, Rumah Tergenang Tiap Hujan

"Makanya untuk sementara, kita putus dulu," katanya.‎ Pemutusan direncanakan hingga Rabu (21/11). Hasil koordinasi terakhir dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kampar, Pemkab Kampar akan menggelar rapat membahas masalah ini pada Rabu (21/11).

Garibaldi menunggu keputusan rapat Rabu nanti. Jika tidak ada solusi, maka pemutusan sementara akan diperpanjang sampai ada kepastian bayar. "Kita butuh jaminan aja," tandasnya.

Pemkab Kampar pernah tertunggak listrik PJU sebesar Rp. 14 miliar sejak Februari hingga Juni. Tunggakan ini akhirnya dimediasi Kejaksaan Negeri Kampar.

Pemkab Kampar menyanggupi pembayaran tunggakan hanya Rp. 7,1 miliar. Tunggakan lunas sampai Maret 2018. Ternyata sejak Maret, Pemkab Kampar tidak pernah lagi menyicil.

Baca: Sering Amblas dan Longsor, Warga Bangkinang Sebut Jalan Lingkar Rusak karena Tambang Pasir

Padahal, Dinas Perkim menyatakan sisa tunggakan akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2018. Kini tunggakan malah membengkak menjadi Rp. 20 miliar.

"Kronologisnya (tunggakan) lebih tahu Dinas Perkim. Langsung aja ke Perkim," kata Garibaldi.

Kepala Dinas Perkim, Chalisman belum bisa dikonfirmasi. Ia tidak mengangkat sambungan ke selulernya dihubungi, Senin sore. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved