Kampar

Nilai UMK Kampar 2019 di Urutan Buncit, Ini Penjelasan Disperinnaker

UMK Kampar terkecil kedua setelah Rokan Hilir dari 11 kabupaten/kota yang ditetapkan pada 21 Nopember 2018.

Nilai UMK Kampar 2019 di Urutan Buncit, Ini Penjelasan Disperinnaker
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-Riau tahun 2019 telah ditetapkan.

Merujuk Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.949/XI/2018, nilai Kampar'>UMK Kampar berada di urutan ke-10.

UMK Kampar terkecil kedua setelah Rokan Hilir dari 11 kabupaten/kota yang ditetapkan pada 21 Nopember 2018. UMK Indragiri Hulu belum termasuk.

Baca: Ketua DPRD Dituntut Hutang Rp 100 Juta, PN Bangkinang Nyatakan Bukan Gugatan Sederhana

UMK Kampar 2019 ditetapkan sebesar Rp. 2.718.724. UMK Dumai tertinggi yakni, Rp. 3.118.453. Selain Dumai, UMK Bengkalis di urutan kedua sudah menembus Rp. 3 juta lebih. Kabupaten/Kota lainnya masih di bawah Rp. 3 juta.

Dimintai tanggapannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kampar, Syamsul Bahri mengaku belum tahu. Ia belum menerima salinan SK Gubernur.

"Kabarnya sudah ditetapkan. Ini sedang menunggu SK dari Gubernur," ungkap Syamsul, Jumat (23/11/2018). Ia mengatakan, SK Gubernur harus diterima dalam Nopember ini.

Sebab UMK 2019 harus berlaku mulai 1 Januari.

Terkait UMK Kampar yang berada di urutan terbawah, Syamsul tidak mempersoalkannya. Ia menegaskan, penetapan UMK sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Baca: Asus Mulai Pemanasan, Tampang Zenfone Max Pro M2 Sudah Disebar Jelang Launching 11 Desember Nanti

Menurut dia, UMK di daerah lain tidak ada hubungannya dengan Kampar.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved