Pariaman

Didukung BkkbN, Forum GenRe Pariaman Deklarasikan Tolak LGBT

Deklarasi Tolak LGBT yang digelar di sela-sela Sosialisasi Program GenRe dan Saka Kencana

Didukung BkkbN, Forum GenRe Pariaman Deklarasikan Tolak LGBT
Tribun Pekanbaru/Riki Suardi
Deklarasi Tolak LGBT yang digelar disela-sela Sosialisasi Program GenRe dan Saka Kencana yang diadakan di Pantai Gondariah, Kota Pariaman, Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PARIAMAN - Keseriusan Pemko Pariaman dalam memberantas perilaku menyimpang dengan melahirkan Perda tentang LGBT beberapa waktu lalu, mendapat dukungan dari Forum Gerakan Berencana (GenRe) Kota Pariaman.

Bahkan dukungan dari Forum GenRe 'Kota Tabuik' itu, ditandai dengan deklarasi Tolak LGBT yang digelar disela-sela Sosialisasi Program GenRe dan Saka Kencana yang diadakan di Pantai Gondariah, Kota Pariaman, Sabtu (8/12/2018).

Baca: Ditanya Pilih Jadi Cebong atau Kampret, Begini Jawaban Yusril Ihza Mahendra

Pembina Forum GenRe Kota Pariaman, Desri Wenita, mengatakan bahwa pihaknya menolak adanya LGBT di Pariaman, karena perilaku menyimpang itu juga bagian dari komitmen Forum GenRe, yaitu katakan tidak kepada seks bebas.

"Kami di Forum GenRe siap membantu Pemerintah Daerah mensosialisasikan Perda tentang LGBT kepada masyarakat," kata Desri Wenita saat ditemui tribunpekanbaru.com usai Sosialisasi Program GenRe dan Saka Kencana di Pantai Gondatia.

Ia pun beraharap Perda tentang LGBT yang dikeluarkan Pemko Pariaman beberapa waktu lalu itu, juga ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa melalui Peraturan Desa. Namun untuk sanksinya, lebih ditekankan kepada sanksi sosial.

"Kalau bisa, sanksi sosial dari Peranturan Desa yang akan dibuat itu, sanksinya dikeluarkan dari kampung, sehingga orang dengan perilaku menyimpang itu malu, supaya muncul efek jera," ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Utama BkkbN, Nofrijal, mengapresiasi Pemko Pariaman yang telah menolak LGBT melalui Perda yang alan diberlakukan pada 2019 mendatang, termasuk Forum GenRe Pariaman.

"Kalau bisa, semua masyarakat di Pariaman, termasuk Sumbar umunya, ikut serta memperkuat Perda tersebut, supaya tidak ada ruang bagi LGBT," katanya.

Baca: 4 Petinju Riau Melaju ke Semifinal Kejurnas Tinju Elite Mens dan Womens di Lampung

LGBT adalah penyakit, dan orang dengan perilaku menyimpang ini tengah berusaha memasalkan penyakit LGBT ini ke masyarakat, dan mereka punya target bagaimana kawin sejenis bisa dilegalkan di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved