Indragiri Hulu

Pegawai Pemkab Inhu Dihukum Akibat Terlambat Upacara, Ramai-ramai Dijemur di Halaman Kantor Bupati

Tindakan tegas ini diberikan oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto kepada para pegawai untuk meningkatkan disiplin para pegawai.

Pegawai Pemkab Inhu Dihukum Akibat Terlambat Upacara, Ramai-ramai Dijemur di Halaman Kantor Bupati
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Puluhan pegawai di linhkungan Pemkab Inhu dijemur di halaman kantor Bupati Inhu karena terlambat saat upacara bendera, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Puluhan pegawai baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun yang berstatus pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu mendapat hukuman berdiri di halaman Kantor Bupati Inhu karena terlambat upacara.

Tindakan tegas ini diberikan oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto kepada para pegawai untuk meningkatkan disiplin para pegawai.

Kasatpol PP Inhu, Boby Rachmat yang ditemui Tribuninhu.com di lapangan saat mengawasi pemberian sanksi terhadap para pegawai mengungkapkan para pegawai yang diberi hukuman merupakan pegawai yang tidak ikut atau terlambat saat menghadiri upacara.

Baca: Bawaslu Pekanbaru Sebut Caleg Sudah Terindakasi Politik Uang Meski Cuma Bagi-bagi Minyak Goreng

Meski begitu, Boby tidak merincikan jumlah dan asal OPD para pegawai yang menerima sanksi tersebut.

"Jumlahnya ada puluhan, kalau OPDnya campur. Jumlah ini hanya sebagian, tadi ada yang terlambat namun mereka sempat bubar selesai upacara, sekarang kita kumpulkan lagi," kata Boby, Senin (28/1/2019).

Sesuai dengan arahan Bupati Inhu sebelumnya seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Inhu harus masuk pukul 07.30 Wib, begitupun jadwal pelaksanaan upacara Senin pagi dimulai pukul 07.30 Wib.

"Sesuai dengan arahan pak Bupati melalui pak Sekda kemarin, upacara dimulai pulul 07.30 Wib," kata Boby.

Baca: Hotel Penuh Diboking Jelang Perang Air, Disparpora Meranti Buka Pendaftaran Homestay

Boby menyampaikan bahwa saat ini masih banyak oknum pegawai yang kurang kesadaran dan kedewasaan disiplin kerja.

"Ketika upacara saja terlambat, bagaimana hendak melayani masyarakat," kata Boby. Dirinya berharap kebiasaan buruk tidak disiplin tersebut tidak berlanjut. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved