Berita Riau

Beberapa Titik Api di Bengkalis Sudah Dipadamkan

Sepekan setelah siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten Bengkalis sejumlah titik api yang ada sudah berhasil dikendalikan.

Beberapa Titik Api di Bengkalis Sudah Dipadamkan
Tribun Pekanbaru/Guruh BUdi Wobowo
Manggala Agni Bombardir Karhutla di Rupat Selama Empat Hari 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sepekan setelah siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten Bengkalis sejumlah titik api yang ada sudah berhasil dikendalikan oleh tim pemadam gabungan.

Seperti Karhutla di kecamatan Tualang Mandau, Siak Kecil, Bantan sudah memasuki upaya pendinginan.

Hal ini diungkap Kepala Dina Pemadam Kebakaran (Damkar) Bengkalis Djamaluddin, Kamis (21/2/2019) petang. Menurut dia beberapa titik api yang sempat meluas lalu sudah berhasil di padamkan.

"Namun meskipun sudah berhasil dipadamkan, petugas tetap berada di lapangan untuk melakukan pendinginan. Antisipasi muncul api baru karena kondisi cuaca di titik lahan terbakar cukup panas dan angin kencang," terang Djamaluddin.

Baca: UAS Tak Hadir Lagi, Sidang Jony Boyok Ditunda

Menurut dia, beberapa titik lahan terbakar bisa dikuasai berkat bantuan hujan beberapa hari lalu.

Kondisi hujan sangat membantu petugas dalam memadamkan api tersebut.

"Seperti di daerah Tasik Serai Barat kemarin, kita sangat terbantu hujan dan akhirnya api dapat di padamkan. Saat ini petugas kita masih berada di sana untuk melakukan pendinginan pencegahan muncul api baru, melihat kondisi cuaca sampai saat ini masih panas," jelas Djamaluddin.

Sementara itu, kondisi kebakaran atau api yang belum berhasil dipadamkan berada di Kecamatan Rupat.

Tepatnya kebakaran lahan yang ada di Keluarahan Pergam.

"Kalau untuk Rupat memang masih ada api, tapi tinggal separuh, sebagian sudah dapat dipadamkan. Seperti kebakaran di Teluk Lecah, Sri Tanjung sudah padam, petugas tinggal melakukan pendinginan. Sementara api di keluaragan Pergam yang masih dalam upaya pemadaman," pungkasnya.

Upaya pemadaman di Rupat juga di bantu dengan pemadaman dari udara dengan menggunakan water bombing. Pemadaman dengan water bombing sudah dilakukan sejak kemarin.

Meskipun sudah berhasil memadamkan sejumlah titik, Djamaluddin mengatakan pihaknya memukan titik api baru muncul di Pulau Bengkalis. Api diperkirakan sudah ada sejak dua hari lalu di sekitaran daerah Desa Kelemantan.

"Dari pantauan anggota di lapangan memang ada api baru yang muncul sekitaran Desa Kalemantan. Namun posisi titik api diperkirakan jauh ke dalam hutan sulit untuk di jangkau," terangnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved