Pelalawan

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Helikopter Water Booming Masih Bekerja

Hasil analisis BMKG Pekanbaru, Selasa, tidak ada hotspot di Pelalawan. Walau tidak ada, helikopter untuk Water booming tetap bekerja.

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Helikopter Water Booming Masih Bekerja
Istimewa
Helikopter sedang melakukan Wates booming di wilayah Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan 

Hotspot Nihil di Pelalawan Riau, Helikopter Water Booming Masih Bekerja

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Hasil analisis BMKG Pekanbaru, Selasa (5/3/2019), tidak ada hotspot di Pelalawan, Riau.

Walau tidak ada, helikopter untuk Water booming tetap bekerja.

Heli tersebut bekerja di dua desa di kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan yakni Desa Pangkalan Terap dan Kuala Panduk.

"Kita masih minta bantuan helikopter untuk water booming dari Satgas Udara Propinsi Riau Lanud RSN," kata kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio (5/3/2019).

Baca: Pernikahan ABG 14 Tahun dan 16 Tahun Viral, Diam-diam Pacaran hingga Pernah Kabur Berdua Seminggu

Helikopter yang bekerja hanya satu unit. Sejak Senin lalu (4/3/2019), helikopter tersebut bekerja di Teluk Meranti, Pelalawan.

Dikatakannya titik api memang sudah tidak terlihat di Teluk Meranti. Sehingga tidak terlihat citra satelit. Namun, katanya, lahan di dua desa tersebut masih mengeluarkan asap.

Permintaan helikopter untuk water booming ini dilakukan untung pemadaman serta penyekatan agar titik api yang berada di bawah gambut meluas. Bila meluas, saat semuanya kering, kebakaran hebat akan terjadi.

Baca: Info Terbaru CPNS 2019 - 2 Provinsi Ini Buka Penerimaan CPNS, Pengumuman Dibuka Hingga 22 Maret

Pendinginan dan mengisolir api harus dilakukan. Pihaknya takut seperti kejadian di beberapa titik api sebelumnya dimanfaatkan sudah padam namun api muncul lagi.

"Ini yang kita antisipasi makanya kita minta helikopter untuk water booming," ujarnya.

Senin lalu, helikopter sendiri melakukan water booming sebanyak 2 sorti dalam sehari, pagi dan siang. Satu kali sorti sebanyak 33 water booming. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved