Warga Kurang Mampu Tak Lagi Terima Rastra. Diganti Uang Rp110.000 per Bulan

Warga kurang mampu tidak akan lagi menerima beras sejahtera (Rastra). Sebagai gantinya, mereka menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).

Warga Kurang Mampu Tak Lagi Terima Rastra. Diganti Uang Rp110.000 per Bulan
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Para pekerja di Komplek Pergudangan Jadirejo Bulog Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau Pekanbaru tengah mengangkat beras sejahtera (Rastra) beberapa waktu lalu. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Warga kurang mampu tidak akan lagi menerima beras sejahtera (Rastra). Sebagai gantinya, mereka menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).

Mereka akan menerima uang tunai dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Misri Hasanto mengatakan pada bulan Mei mendatang, keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima transfer uang sejumlah Rp110.000 per bulan yang harus dibelanjakan untuk dua jenis barang yaitu beras dan telur.

"Nantinya KPM tidak lagi menerima beras, namun mereka menerima uangnya ditransfer ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera, nantinya uang itu hanya dibolehkan untuk membeli dua jenis barang saja yakni beras dan telur," kata Misri, Kamis (14/3/2019).

Baca: KPU Siak Pastikan WNA di Perawang tak Masuk DPT

Baca: Berharap 77,5 Persen Pemilih Pakai Hak Suara, KPU Bengkalis Gelar Sosialisasi di Rupat

Baca: Kerap Diberi Janji-janji, DPRD Bengkalis Temui BNPP RI Bahas Abrasi

Untuk mengawasi penyalurannya, setiap desa akan dibentuk e-Warung.

Dimana uang di dalam kartu tersebut hanya bisa dibelanjakan di tempat tersebut.

"Setiap KPM hanya bisa membelanjakan uang tersebut di e -Warung yang ada di desa yang nantinya akan dibentuk oleh bank yang bermitra dengan kita. Setiap 250 KPM akan dibentuk satu e-Warung bahkan bisa lebih," ujar Misri.

Lebih jauh diungkapkan pengalihan program tersebut bertujuan untuk mewujudkan 6T dalam menyalurkan bantuan.

Adapun 6T yang dimaksud ialah tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi.

"BPNT lebih mudah penyalurannya dan mencapai 6T lebih gampang daripada Rastra," ujar Misri.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved