Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tribun Travelling

Cita Rasa Asam Pedas Baung Khas Kampar yang Menggugah Selera

Masakan khas Kampar yang terkenal antara lain ada asam pedas patin, asam pedas baung. Sama-sama memiliki tekstur yang lembut.

Penulis: | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/VinaDwinita
Asam Pedas Baung 

Laporan : Vina Dwinita

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Makanan khas Kampar kaya akan keberagaman ikan-ikan sungainya. Ada ikan patin, ikan baung, ikan gurami dan berbagai ikan lainnya. Ikan-ikan tersebut diolah dalam keadaan segar maupun dijadikan ikan salai. Kedua-dua jenis ikan ini pada akhirnya tetap memiliki citarasa yang khas dan berbeda-beda kenikmatannya.

Masakan khas Kampar yang terkenal antara lain ada asam pedas patin, asam pedas baung. Sama-sama memiliki tekstur yang lembut. Hanya saja patin lebih banyak lemaknya dan baung lebih tebal dagingnya. Asam pedas ikan ini sudah tidak asing lagi barangkali di telinga kita. Bahkan ibu-ibu di rumah sudah sering menyajikannya untuk santapan keluarga.

Namun, jika anda ingin membelinya yang sudah jadi Pondok Ayam Goreng dan Asam Pedas Baung Pak Abbas bisa jadi salah satu pilihan anda. Ada tiga cabang rumah makan ini, anda tinggal pilih yang berdekatan dengan lokasi anda saja. Yaitu di Kualu, Jalan SM Amin, dan di Jalan Mustika (dekat RSUD Arifin Ahmad) Pekanbaru.

Sesuai dengan namanya Ayam goreng dan asam pedas baung, tentu saja kedua menu tersebut menjadi menu andalan rumah makan melayu kampar ini. Asam pedas baung misalnya makanan ini menjadi makanan yang populer hingga sampai ke luar Riau. Bahkan ada yang menjadikannya oleh-oleh. Dikatakan Pemilik Pondok Ayam Goreng dan Asam Pedas Baung Pak Abbas, Zamzami kepada Tribun belum lama ini mengatakan Kampar kaya akan keanekaragaman ikan-ikan sungainya.

Salah satu pengolahan ikan sungai ini yang sering dibuat adalah asam pedas. Dari namanya asam pedas berarti ada unsur asam dan pedasnya. Nah, untuk membuatnya dikatakan Asnimar cukup mudah. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain cabe merah, bawang merah, bawang putih, jahe, dan kunyit sedikit. “Dan yang paling penting menggunakan asam jawa, asam kandis dan asam gelugur,” ujar Zamzami.

Untuk pengolahannya, lanjut Zamzami bumbu digiling halus. Kemudian air dimasak mulai mendidih masukkan bumbu yang sudah dihaluskan. Lalu masukkan asam tadi dan daun kunyit serta serai. “Kalau di sini buat asam pedasnya bumbunya tidak ditumis. Tetapi dimasukkan bersama airnya,” kata Zamzami.

Asam pedas baungnya yang juga memiliki rasa khas. Kuahnya terasa pas bumbunya. Begitujuga dengan ikannya, yang segar dan enak, tidak amis dan pas tingkat kematangannya.

Apa yang membuat rasanya begitu khas dan alami? 

Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved