Atur Asupan Makanan, Tips Sehat Saat Mudik dari RS Awal Bros Pekanbaru
Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Awal Bros, dr Hendra Asputra, SpPD memberikan tips menjaga kesehatan saat mudik.
HANYA dalam hitungan beberapa hari lagi Ramadan akan segera berlalu. Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi menjelang. Sudah menjadi tradisi sekaligus budaya bagi masyarakat di Indonesia untuk pulang ke kampung halaman atau yang lebih dikenal dengan mudik saat memasuki Lebaran.
Melalui tradisi mudik ini, masyarakat seperti bernostalgia dengan kenangan-kenangan semasa di kampung halaman sekaligus dijadikan ajang untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Dengan demikian, persatuan dan rasa kekeluargaan akan semakin erat. Rasa kasih sayang antar sesama juga akan semakin tumbuh.
Tidak dapat dipungkiri jika rata-rata penduduk yang menghuni kota-kota besar merupakan para perantau. Tak mengherankan memang jika saat memasuki mudik, kota tersebut akan lengang ditinggal oleh penghuninya. Besarnya jumlah pemudik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H-3 hingga H-1 menjelang Lebaran.
Akibat membludaknya jumlah pemudik ini yang melakukan perjalanan mudik baik melalui darat dengan kendaraan sepeda motor, mobil, angkutan umum, kereta api, serta udara dengan pesawat terbang, dan laut dengan kapal laut. Namun biasanya, pemudik banyak yang memilih untuk mudik dengan moda transportasi darat, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
Tak sedikit juga dari para pemudik yang bakal menempuh jarak perjalanan dengan waktu yang lumayan lama, antara belasan hingga puluhan jam. Tentu saja dalam hal ini, pemudik harus mempersiapkan diri secara baik sebelum melakukan keberangkatan.
Satu hal yang mesti dilakukan adalah bagaimana caranya agar menjaga kondisi tetap sehat dan fit hingga sampai di kampung halaman tercinta, bahkan saat kembali lagi ke tempat domisilinya. Tentu saja kita tidak mau jika tiba-tiba sakit mendera sesaat sampai di kampung halaman lantaran hanya karena persiapan mudik yang kurang maksimal, khususnya kurang menjaga kondisi kesehatan tubuh.
Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Awal Bros, dr Hendra Asputra, SpPD memberikan tips menjaga kesehatan saat mudik. Tribun berkesempatan menemui dr Hendra di ruang kerjanya di Rumah Sakit Awal Bros yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
Menurut dr Hendra, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh para pemudik agar kondisi kesehatannya tetap terjaga dan prima. Hal ini karena perjalanan mudik terlebih bagi yang menempuh perjalanan jauh, tentu akan terasa sangat melelahkan.
Apalagi jika pemudik melaksanakan mudik dalam kondisi berpuasa. Dia menyarankan untuk sahur dengan porsi makanan dan minuman yang seimbang. "Pemudik tentu harus lebih ekstra dalam menjaga asupan
makanannya. Semuanya harus tercukupi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, semua harus seimbang," ujarnya.
Hendra juga menekankan pentingnya minum air putih yang banyak 2 hingga 3 liter sehari dan juga mengonsumsi buah-buahan sebagai asupan energi dan guna mencukupi kebutuhan vitamin dalam tubuh. Bila diperlukan, dr Hendra juga menyarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.
Selain kita bisa mengatur sendiri seperti apa asupan makanan yang dibutuhkan, kita juga akan terhindar dari potensi makanan atau minuman yang dijual di tempat makan yang kita temukan di jalan di mana belum tentu terjamin kebersihan.
"Selain mempersiapkan asupan makanan dan minuman, pemudik juga harus memperhatikan kondisi tubuh saat di perjalanan. Usahakan untuk istirahat setiap 4 jam sekali untuk kembali membuat tubuh fresh kembali," kata dia.
Lakukan Olahraga Ringan
dr. Hendra juga menyarankan kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi ini untuk melakukan olah raga kecil yang bertujuan untuk melenturkan kembali otot-otot atau saraf yang tegang lantaran berlama-lama berkendara di jalanan. "Ini juga penting. Karena salah-salah jika terlalu dipaksakan dengan kondisi duduk yang terlalu lama, bisa memicu kondisi gangguan medis lainnya. Bisa sakit pinggang, penyumbatan pembuluh darah di kaki, dan sebagainya," ungkap dr. Hendra.
Pemudik bisa melakukan olahraga kecil atau kegiatan peregangan dengan cara menggerak--gerakkan bagian kaki, pinggang, tumit, dan meluruskan kaki. Aktivitas mudik juga harus lebih diwaspadai bagi para pemudik yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, asma, dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pegawai-dan-karyawan-rs-awal-bros-pekanbaru_20170620_093156.jpg)